Operasi Global Wagner: Perang, Minyak, dan Emas
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Duta Besar Rusia untuk Republik Afrika Tengah (CAR) Alexander Bikantov mengatakan dalam wawancara pada bulan Februari dengan RIA bahwa 1.890 “instruktur Rusia” hadir di negara tersebut.
Para analis mengatakan Wagner menerima hak penambangan dan kendali atas tambang emas di CAR.
Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan CAR sebagai salah satu dari beberapa perusahaan, termasuk salah satu perusahaan dari Uni Emirat Arab yang menurut Washington terlibat dalam pembiayaan Wagner melalui transaksi emas ilegal.
Baik Rusia maupun Mali mengatakan para milisi Rusia di Mali bukanlah tentara bayaran melainkan pelatih yang membantu pasukan lokal memerangi pemberontakan yang dilakukan oleh militan Islamis yang telah berlangsung selama satu dekade.
Para pemimpin Mali merebut kekuasaan melalui kudeta tahun 2021 dan membawa masuk Wagner setelah meminta misi militer Prancis untuk pergi.
Pemerintah melakukan kontrak langsung dengan Wagner dan membayar sekitar USD10,8 juta per bulan untuk layanannya, menurut laporan Reuters pada tahun 2021.
Pasukan Wagner pernah dituduh terlibat dalam insiden tahun lalu di Moura, Mali tengah, di mana pasukan lokal dan tersangka milisi Rusia diduga membunuh ratusan warga sipil.
Negara-negara dan diplomat Barat mengatakan Wagner terlibat dalam penambangan emas, menyebarkan disinformasi dan skema untuk menekan demonstrasi pro-demokrasi di Sudan, ketika Rusia mencoba memengaruhi peristiwa sebelum dan sesudah penggulingan Omar Al-Bashir pada tahun 2019.
Meskipun Moskow memiliki hubungan dengan kedua faksi militer yang terlibat dalam perang di Sudan sejak 15 April, Wagner diperkirakan mempertahankan hubungan dengan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter daripada Angkatan Darat Sudan.
Wagner membantah beroperasi di Sudan, dan mengatakan bahwa stafnya sudah tidak berada di sana selama lebih dari dua tahun dan tidak mempunyai peran dalam pertempuran tersebut.
Namun, pada bulan Mei, AS menuduh Wagner memasok RSF dengan rudal permukaan-ke-udara. “Berkontribusi pada konflik bersenjata berkepanjangan yang hanya mengakibatkan kekacauan lebih lanjut di wilayah tersebut," kata pemerintah AS.
Para analis mengatakan Wagner menerima hak penambangan dan kendali atas tambang emas di CAR.
Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan CAR sebagai salah satu dari beberapa perusahaan, termasuk salah satu perusahaan dari Uni Emirat Arab yang menurut Washington terlibat dalam pembiayaan Wagner melalui transaksi emas ilegal.
6. Mali
Baik Rusia maupun Mali mengatakan para milisi Rusia di Mali bukanlah tentara bayaran melainkan pelatih yang membantu pasukan lokal memerangi pemberontakan yang dilakukan oleh militan Islamis yang telah berlangsung selama satu dekade.
Para pemimpin Mali merebut kekuasaan melalui kudeta tahun 2021 dan membawa masuk Wagner setelah meminta misi militer Prancis untuk pergi.
Pemerintah melakukan kontrak langsung dengan Wagner dan membayar sekitar USD10,8 juta per bulan untuk layanannya, menurut laporan Reuters pada tahun 2021.
Pasukan Wagner pernah dituduh terlibat dalam insiden tahun lalu di Moura, Mali tengah, di mana pasukan lokal dan tersangka milisi Rusia diduga membunuh ratusan warga sipil.
7. Sudan
Negara-negara dan diplomat Barat mengatakan Wagner terlibat dalam penambangan emas, menyebarkan disinformasi dan skema untuk menekan demonstrasi pro-demokrasi di Sudan, ketika Rusia mencoba memengaruhi peristiwa sebelum dan sesudah penggulingan Omar Al-Bashir pada tahun 2019.
Meskipun Moskow memiliki hubungan dengan kedua faksi militer yang terlibat dalam perang di Sudan sejak 15 April, Wagner diperkirakan mempertahankan hubungan dengan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter daripada Angkatan Darat Sudan.
Wagner membantah beroperasi di Sudan, dan mengatakan bahwa stafnya sudah tidak berada di sana selama lebih dari dua tahun dan tidak mempunyai peran dalam pertempuran tersebut.
Namun, pada bulan Mei, AS menuduh Wagner memasok RSF dengan rudal permukaan-ke-udara. “Berkontribusi pada konflik bersenjata berkepanjangan yang hanya mengakibatkan kekacauan lebih lanjut di wilayah tersebut," kata pemerintah AS.
(mas)
Lihat Juga :