Putin: Barat Mencoba Melenyapkan BRICS
Kamis, 24 Agustus 2023 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
“Para penjajah modern, yang bersembunyi di balik slogan-slogan baik demokrasi dan hak asasi manusia, berusaha menyelesaikan masalah mereka dengan mengorbankan pihak lain, tanpa malu-malu terus memompa sumber daya dari negara-negara berkembang,” klaim Putin.
Baca juga: Argentina, Iran, Arab Saudi, Mesir, UEA dan Ethiopia Jadi Anggota Baru BRICS
Pada saat yang sama, dia menyatakan “penjajah modern” ini juga menciptakan hubungan keuangan dengan negara-negara berkembang yang membuat hampir mustahil bagi peminjam untuk melunasi utangnya.
“Ini tidak lagi terlihat seperti kewajiban pinjaman, tapi seperti ganti rugi,” ujar Putin.
Dia kemudian menyebut “neoliberalisme radikal” sebagai ancaman lain terhadap tatanan dunia baru yang multipolar, yang menurutnya diterapkan beberapa negara yang ingin menghancurkan nilai-nilai tradisional yang penting, seperti institusi keluarga dan penghormatan terhadap nilai-nilai nasional dan tradisi keagamaan.
“Demi tugas oportunistik, beberapa politisi bahkan tidak segan-segan membenarkan neo-Nazisme, xenofobia, ekstremisme dalam berbagai bentuk, dan memaafkan teroris,” ujar presiden.
Baca juga: Argentina, Iran, Arab Saudi, Mesir, UEA dan Ethiopia Jadi Anggota Baru BRICS
Pada saat yang sama, dia menyatakan “penjajah modern” ini juga menciptakan hubungan keuangan dengan negara-negara berkembang yang membuat hampir mustahil bagi peminjam untuk melunasi utangnya.
“Ini tidak lagi terlihat seperti kewajiban pinjaman, tapi seperti ganti rugi,” ujar Putin.
Dia kemudian menyebut “neoliberalisme radikal” sebagai ancaman lain terhadap tatanan dunia baru yang multipolar, yang menurutnya diterapkan beberapa negara yang ingin menghancurkan nilai-nilai tradisional yang penting, seperti institusi keluarga dan penghormatan terhadap nilai-nilai nasional dan tradisi keagamaan.
“Demi tugas oportunistik, beberapa politisi bahkan tidak segan-segan membenarkan neo-Nazisme, xenofobia, ekstremisme dalam berbagai bentuk, dan memaafkan teroris,” ujar presiden.
Lihat Juga :