Profil Calon Pengganti Bos Wagner Group yang Dikabarkan Tewas, Siapakah Dia?

Kamis, 24 Agustus 2023 - 16:15 WIB
loading...
Profil Calon Pengganti...
Andrey Troshev diperkirakan mengganti posisi Yevgeny Prigozhin sebagai kepala Wagner Group. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Bos Wagner Group, Yevgeny Prigozhin baru-baru ini telah dilaporkan tewas dalam kecelakaan pesawat jet yang dinaikinya di Rusia. Untuk menggantikan sosok pemimpin tentara bayaran itu, Vladimir Putin tentunya harus menyiapkan nama baru.

Yevgeny Prigozhin termasuk dalam daftar penumpang jet yang jatuh di Rusia. Tercatat ada 10 orang yang tewas dalam peristiwa pesawat jatuh itu.

Sebelumnya, bos Wegner Group ini tengah punya hubungan yang kurang baik dengan para petinggi Moskow setelah melakukan pemberontakan pada Juni lalu. Sehingga kabar kematian ini seakan jadi angin segar bagi lawan-lawannya.

Calon Pengganti Bos Wagner Group


Sebenarnya penunjukkan pemimpin baru Wagner Group ini telah dilakukan oleh Putin sejak Juni lalu, tepatnya setelah Prigozhin melakukan pemberontakan.

Lima hari setelah pemberontakan Grup Wagner yang gagal pada akhir Juni, Putin bertemu dengan Prigozhin dan sejumlah pejuang senior Wagner, menurut surat kabar Rusia Kommersant.

Dalam diskusi tersebut dikabarkan bahwa Putin menginginkan jika tentara bayaran tersebut dipimpin oleh Andrei Troshev yang juga merupakan salah satu petinggi Wagner.

Profil Andrey Troshev


Pria yang punya nama lengkap Andrey Nikolaevich Troshev lahir pada 5 April 1962. Karena rambutnya yang putih, dirinya kerap dipanggil dengan julukan "Sedoi" yang berarti "Rambut Abu-abu".

Pensiunan Kolonel ini merupakan salah satu anggota pendiri dan direktur eksekutif Wagner Group. Dia juga merupakan veteran Perang Soviet-Afghanistan , Perang Chechnya Kedua , dan intervensi militer Rusia dalam perang saudara Suriah.

Menurut laman NDTV, Troshev terkait erat dengan beberapa tokoh penting di Grup Wagner, termasuk Dmitry Utkin yang merupakan pendiri tentara bayaran tersebut, mantan perwira intelijen militer GRU, dan komandan Aleksandr Sergeevich Kuznetsov.

Pria yang berusia 61 tahun tersebut juga masuk dalam daftar target yang terkena sanksi keuangan Inggris, hal tersebut memperjelas kedudukannya sebagai CEO Wagner Group.

Veteran militer yang dihormati itu dianugerahi Ordo Bintang Merah dua kali atas pengabdiannya di Afghanistan.

Selain itu, Medali tertinggi Rusia, Pahlawan Rusia, juga didapatkannya pada tahun 2016, karena memimpin penyerbuan Palmyra di Suriah melawan teroris ISIS.

Namun sampai saat ini, nama Troshev tentunya masih hanya menjadi calon kandidat kuat saja. Sebab masa depan Wagner setelah kematian Prigozhin masihlah belum jelas.

Terlebih para pengamat Rusia memperkirakan setelah kematian Prigozhin, kini posisi Wagner mulai melemah. Karena masyarakat mulai kembali condong ke Putin.

Menurut laman The Guardian, Meskipun nama-nama telah disebutkan secara spekulatif sebagai kemungkinan pengganti Prigozhin yang akan mendapat persetujuan Kremlin, masih belum pasti apakah ada di antara mereka yang mampu menggantikan Prigozhin.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved