Korea Utara Peringatkan akan Terjadinya Perang Termonuklir

Selasa, 22 Agustus 2023 - 17:15 WIB
loading...
Korea Utara Peringatkan...
Rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-15 diluncurkan di Bandara Internasional Pyongyang, di Pyongyang, Korea Utara, 18 Februari 2023. Foto/KCNA/REUTERS
A A A
PYONGYANG - Hubungan dekat militer Amerika Serikat (AS) dengan Korea Selatan (Korsel) membawa kawasan itu lebih dekat ke perang nuklir.

Korea Utara (Korut) mengklaim hal itu pada Selasa (22/8/2023). Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikelola negara berpendapat latihan 11 hari AS-Korea Selatan yang sedang berlangsung 'Ulchi Freedom Shield' adalah latihan untuk "perang yang sebenarnya untuk menyerang Utara," dan "karakter agresif dari latihan menjadi semakin mencolok.”

Pyongyang lebih lanjut menegaskan, “Jika selama latihan saat ini AS dan sekutunya menerapkan prinsip-prinsip yang disepakati pekan lalu di Camp David, Maryland, kemungkinan pecahnya perang termonuklir di Semenanjung Korea akan menjadi lebih realistis.”

Presiden AS Joe Biden menjamu Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Camp David pada Jumat.

Dalam pernyataan bersama, ketiga pemimpin berjanji meningkatkan hubungan militer dan “membawa kerja sama keamanan trilateral kami ke tingkat yang lebih tinggi.”

Mereka juga mengutuk "jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya" dari uji coba rudal balistik Pyongyang dan menuduhnya melakukan serangan dunia maya.

Baca juga: AS Tes Rudal Hipersonik ARRW, Pertama Kali Sejak Kegagalan Maret

Korea Utara secara tradisional menganggap latihan AS dengan Korea Selatan dan Jepang sebagai ancaman. Washington, sementara itu, mengatakan manuver itu murni bersifat defensif.

Latihan, yang dimulai pada Senin, terdiri dari lebih dari 30 latihan terpisah, menggabungkan permainan perang yang disimulasikan komputer dengan pelatihan lapangan.

Menurut Angkatan Laut AS, “Latihan tersebut akan membantu memperkuat peran aliansi (AS-Korea Selatan) sebagai kunci perdamaian dan keamanan di kawasan.”

Sementara itu, Kolonel Lee Sung-jun, juru bicara Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan kepada wartawan bahwa, “Latihan itu bertujuan melawan ancaman yang semakin maju dari Korea Utara."

Pyongyang telah menanggapi latihan semacam itu dengan uji senjatanya sendiri, menembakkan proyektil ke Laut Jepang dan Laut Kuning.

Penjaga Pantai Jepang mengatakan pada Selasa bahwa Korea Utara telah memberi tahu tentang rencana peluncuran satelit ke luar angkasa akhir bulan ini.

Peluncuran satelit Pyongyang sebelumnya pada Mei berakhir dengan kegagalan. AS dan Korsel menuding peluncuran satelit itu sebagai kedok uji coba rudal balistik.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved