Presiden Zelenskiy: F-16 Akan Membuat Rusia Kalah dalam Perang Melawan Ukraina

Selasa, 22 Agustus 2023 - 06:15 WIB
loading...
Presiden Zelenskiy:...
Ukraina makin percaya diri dengan bantuan F-16 dari Denmark dan Belanda. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pengiriman jet tempur F-16 buatan AS yang dijanjikan telah membuatnya yakin Ukraina dapat mengakhiri invasi Rusia.

Denmark dan Belanda telah mengumumkan mereka akan memasok F-16 pertama ke Ukraina. Enam pesawat F-16 akan dikirim sekitar tahun baru 2023. Washington telah menyetujui pengiriman jet sebelum perjalanan Zelenskiy ke Kopenhagen.

"Kami yakin Rusia akan kalah dalam perang ini," kata Zelenskiy kepada ribuan orang yang berkumpul di luar parlemen Denmark untuk mendengarkan pidatonya, dilansir Reuters.

Baca Juga: 5 Terobosan Pesawat Angkatan Udara AS, dari Sayap Lipat hingga Desain yang Tak Lazim

Rusia memperingatkan sebelumnya bahwa memasok jet ke Ukraina hanya akan meningkatkan perang, yang telah berlangsung selama hampir 18 bulan. Pasukan Rusia menduduki hampir seperlima wilayah Ukraina. Kyiv berjuang keras untuk mendorong mereka keluar.

"Fakta bahwa Denmark sekarang telah memutuskan untuk menyumbangkan 19 pesawat F-16 ke Ukraina mengarah pada eskalasi konflik," kata Duta Besar Rusia Vladimir Barbin dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Ritzau.

"Dengan bersembunyi di balik premis bahwa Ukraina sendiri harus menentukan kondisi perdamaian, Denmark berusaha dengan tindakan dan kata-katanya untuk meninggalkan Ukraina tanpa pilihan lain selain melanjutkan konfrontasi militer dengan Rusia," katanya.

Militer Ukraina mengatakan jet itu penting untuk keberhasilan serangan balasannya, yang berjalan lambat sejak diluncurkan pada awal Juni. Pesawat itu akan mencegah jet tempur Rusia menyerang pasukan yang bergerak maju.

"Keunggulan di udara adalah kunci sukses di darat," kata juru bicara Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ihnat.

Baca Juga: 5 Kegagalan Intelijen Rusia dalam Invasi ke Ukraina, Salah Satunya Bergantung pada Agen Spionase Asing

Menteri Pertahanan Denmark Jakob Ellemann-Jensen mengatakan Ukraina hanya dapat menggunakan F-16 yang disumbangkan itu di dalam wilayahnya sendiri.

"Kami menyumbangkan senjata dengan syarat digunakan untuk mengusir musuh dari wilayah Ukraina. Dan tidak lebih dari itu," kata Ellemann-Jensen.

“Itu syaratnya, mau itu tank, pesawat tempur atau yang lainnya,” ujarnya.

Denmark akan mengirimkan sebanyak 19 jet. Belanda memiliki 42 unit F-16 tetapi belum memutuskan apakah semuanya akan disumbangkan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyebut keputusan itu sebagai "perjanjian terobosan".

Menteri Pertahanan Oleksiy Reznikov mengatakan bahwa pilot Ukraina telah memulai pelatihan, tetapi akan memakan waktu setidaknya enam bulan dan mungkin lebih lama untuk melatih insinyur dan mekanik.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved