5 Fakta yang Bisa Memicu Invasi China ke Taiwan, Salah Satunya Intervensi AS

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 21:35 WIB
loading...
A A A
Sementara Taiwan dan Amerika Serikat mengatakan transit Lai ke AS adalah rutin dan tidak ada alasan bagi China untuk bereaksi buruk, Beijing mengatakan perjalanan Lai adalah baginya untuk "mengandalkan Amerika Serikat untuk mencari kemerdekaan" dan "menyamar" untuk "mencari keuntungan di masa depan." pemilihan kepala daerah melalui tindakan yang tidak jujur”.

Lai adalah calon presiden Partai Demokrat yang berkuasa untuk pemilihan Januari dan memimpin jajak pendapat.

Baca Juga: Potensi Pecahnya Perang Taiwan Menguat di Tengah Melambatnya Ekonomi China

3. AS Terlalu Mengintervensi Urusan Taiwan

5 Fakta yang Bisa Memicu Invasi China ke Taiwan, Salah Satunya Intervensi AS

Foto/Reuters

Melansir Reuters, pada tahun 1979, Amerika Serikat memutuskan hubungan resmi dengan pemerintah di Taipei dan malah mengakui pemerintah di Beijing. Taiwan-A.S. perjanjian pertahanan diakhiri pada saat yang sama.

Pasca-1979, hubungan AS dengan Taiwan telah diatur oleh Undang-Undang Hubungan Taiwan, yang memberikan dasar hukum untuk memberi Taiwan sarana untuk mempertahankan diri, tetapi tidak mengamanatkan bahwa Amerika Serikat datang membantu Taiwan jika diserang.

Sementara AS telah lama mengikuti kebijakan "ambiguitas strategis" tentang apakah akan melakukan intervensi militer untuk melindungi Taiwan jika terjadi serangan China. Presiden AS Joe Biden mengatakan dia akan bersedia menggunakan kekuatan untuk membela Taiwan.

AS terus menjadi sumber senjata internasional Taiwan yang paling penting, dan status Taiwan yang diperebutkan terus menjadi sumber gesekan antara Beijing dan Washington.

4. Taiwan Hanya Diakui 14 Negara

5 Fakta yang Bisa Memicu Invasi China ke Taiwan, Salah Satunya Intervensi AS

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Berita Terkini
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved