Tentara Bayaran Barat Ungkap Tingkat Korban Mengejutkan Militer Ukraina

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 06:56 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan sejumlah media Amerika, para pemimpin intelijen dan militer Amerika percaya bahwa serangan balasan akan gagal, dan mengetahui sebelumnya bahwa peluang sukses Ukraina tipis.

Kyiv bermaksud untuk bergerak ke selatan melalui wilayah Zaporizhzhia dan mencapai kota Melitopol dekat Laut Azov, yang akan membelah front Rusia dan memutus akses daratnya ke Crimea. Namun, beberapa baris parit, bunker, dan ladang ranjau Rusia menghalangi, dan tanpa dukungan udara, pasukan Kyiv telah berjuang untuk mencapai bahkan yang pertama dari garis-garis ini.

“Kami kehilangan tiga Leopard [tank buatan Jerman] dalam satu hari karena mereka hanya disuruh maju ke ladang ranjau,” kata seorang tentara bayaran Barat kepada ABC News, yang dilansir Sabtu (19/8/2023).

Dia menambahkan bahwa tentara Ukraina yang baru wajib militer tidak memiliki pelatihan yang diperlukan untuk operasi ofensif yang kompleks.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah mencirikan serangan Ukraina sebagai "bunuh diri", dan menyatakan pada bulan Juni bahwa tidak peduli berapa banyak persenjataan Barat yang dikirim ke medan perang, "cadangan mobilisasi tidak terbatas" di Kyiv.

“Tampaknya sekutu Barat Ukraina memang siap mengobarkan perang hingga ke orang Ukraina terakhir,” kata Putin saat itu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved