5 Senjata Era Uni Soviet Paling Mengerikan, 2 di Antaranya Membuat Pasukan Nazi Kewalahan

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 10:06 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 5 Fakta Hizbullah, Berkembang dari Proksi Iran, Berubah Menjadi Kekuatan Regional

4. RPG-7

RPG-7 adalah peluncur roket era Uni Soviet yang terbukti mematikan. Desain senjata ini mengikuti konsep ‘Bazooka’ milik Amerika Serikat dengan tujuan menghancurkan lapis baja dari jarak jauh.

RPG-7 diperkenalkan pada 1961. Memiliki panjang keseluruhan 950mm, peluru bisa ditembakkan dengan kecepatan 115 meter per detik dengan jarak efektif hingga 200 meter.

Sebagai peluncur anti-tank, RPG-7 memang bukanlah yang akurat. Namun, pengalaman operasinya menunjukan keefektifan dari persenjataan ini lebih cocok untuk menyerang kendaraan ringan daripada tank canggih. Peluncur ini cukup sukses digunakan saat Perang Vietnam dan sejumlah konflik bersenjata lainnya.

5. AK-47

Dibandingkan deretan senjata era Uni Soviet lain di atas, AK-47 mungkin menjadi yang paling populer sampai sekarang. Bahkan, penggunaannya masih kerap dijumpai di beberapa tempat.

AK-47 bukanlah sekadar senapan serbu biasa. Pada perkembangannya, senjata ini telah menjadi ikon dan menjadi favorit para gerilyawan dan kelompok militan lain.

Terinspirasi dari Stg-44 milik Nazi Jerman, AK-47 dirancang dengan lebih sederhana, murah, dan tahan lama. Senjata ini adalah pilihan paling tepat untuk melatih para wajib militer Soviet yang masih awam.

Terlepas dari riwayat penggunaannya sampai sekarang, AK-47 juga menjadi salah satu senjata yang paling banyak membunuh orang di bumi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved