Sebut Ukraina Serahkan Wilayah ke Rusia Jadi Syarat Anggota, Pejabat NATO Ngaku Salah

Kamis, 17 Agustus 2023 - 19:54 WIB
loading...
Sebut Ukraina Serahkan...
Sebut Ukraina bisa menyerahkan wilayah ke Rusia sebagai syarat keanggotaan, pejabat NATO mengaku salah. Foto/Ilustrasi
A A A
BRUSSELS - Kepala Staf NATO , Stian Jenssen, mengakui pernyataan kontroversialnya yang menyebut Ukraina bisa menyerahkan wilayahnya kepada Rusia untuk mendapatkan keanggotaan adalah sebuah kesalahan.

“Pernyataan saya tentang ini adalah bagian dari diskusi yang lebih besar tentang kemungkinan skenario masa depan di Ukraina, dan saya seharusnya tidak mengatakannya seperti itu. Itu adalah sebuah kesalahan," ucap Jenssen kepada surat kabar Norwegia Verdens Gang

“Jika, dan saya tekankan jika, Anda sampai pada titik di mana Anda dapat bernegosiasi, situasi militer di lapangan akan benar-benar sentral, dan akan memiliki pengaruh yang menentukan bagaimana hasil yang mungkin dari perang ini nantinya,” dia menambahkan seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (17/8/2023).

Dia lantas memuji upaya Ukraina dalam perang yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.

“Kita harus ingat bahwa saat perang pecah, ada kekhawatiran bahwa Ukraina dapat runtuh dalam beberapa minggu dan hari. Itu belum terjadi sama sekali. Mereka telah menunjukkan upaya heroik melawan kekuatan superior. Topiknya sekarang adalah seberapa banyak wilayah yang dapat diambil kembali oleh Ukraina,” ucapnya.

Sehari sebelumnya Jenssen mengatakan kepada media yang sama: "Saya pikir solusinya adalah Ukraina menyerahkan wilayahnya, dan mendapatkan keanggotaan NATO sebagai gantinya."

Baca Juga: Pejabat NATO: Ukraina Bisa Menyerahkan Sebagian Wilayahnya ke Rusia

Pemerintah Ukraina dengan cepat mengutuk pejabat NATO itu karena menyarankan Kiev untuk menyerahkan satu inci tanah kedaulatannya kepada Rusia.

Penasihat kepala Kantor Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengecam saran itu dan menyebutnya konyol.

"Perdagangan wilayah untuk payung NATO? Itu konyol. Itu berarti dengan sengaja memilih kekalahan demokrasi, mendorong penjahat global, mempertahankan rezim Rusia, menghancurkan hukum internasional, dan meneruskan perang ke generasi lain,” kata Podolyak.

Baca Juga: NATO Sebut Serahkan Wilayah ke Rusia sebagai Syarat Keanggotaan, Ukraina Murka

Sedangkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan bahwa setiap pembicaraan tentang Ukraina bergabung dengan NATO dengan imbalan menyerahkan sebagian wilayah Ukraina sama sekali tidak dapat diterima.

“Kami selalu berasumsi bahwa Aliansi, seperti Ukraina, tidak memperdagangkan wilayah. Partisipasi pejabat NATO secara sadar atau tidak sadar dalam membentuk narasi mengenai kemungkinan Ukraina menyerahkan wilayahnya berperan di tangan Rusia,” katanya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Parlemen Israel Setujui...
Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid
Rekomendasi
Anggota Satresnarkoba...
Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Ruben Onsu Gugat Hak...
Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Tiga Anak, Nama Betrand Peto Ikut Dicantumkan
Berita Terkini
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Infografis
4 Fakta AS Melemahkan...
4 Fakta AS Melemahkan NATO, Salah Satunya Mesra dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved