Bela Rusia, Tokoh Berpengaruh Palestina Tewas dalam Perang Ukraina
Kamis, 17 Agustus 2023 - 02:31 WIB
loading...
A
A
A
Ayah Al-Farra mengatakan bahwa putranya, yang memiliki kewarganegaraan Rusia dan paspor Palestina, tidak dimobilisasi untuk berperang di Ukraina, tetapi secara sukarela menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia.
Dia mengatakan foto terakhir yang dia terima dari putranya diambil di Ukraina. "Dia meninggal sebagai martir untuk Rusia yang agung," kata ayah al-Farra, menyebut putranya pahlawan. Dia mengatakan bahwa penembakan di Ukraina yang menyebabkan kematian putranya adalah "tindakan pengecut", karena dia tidak berperang, tetapi terlibat dalam pembersihan ranjau".
Laporan media sebelumnya menawarkan rincian yang bertentangan tentang kematian al-Farra.
Evgeny Finkel, pemimpin redaksi majalah Israel berbahasa Rusia Newsru.co.il, mengatakan kepada Radio Liberty bahwa klan keluarga al-Farra adalah salah satu yang paling berpengaruh di selatan Jalur Gaza.
Sebuah situs web milik klan al-Farra menerbitkan berita kematiannya pada 10 Agustus: "Rami Haitham al-Farra muda telah meninggal dunia."
Dia mengatakan foto terakhir yang dia terima dari putranya diambil di Ukraina. "Dia meninggal sebagai martir untuk Rusia yang agung," kata ayah al-Farra, menyebut putranya pahlawan. Dia mengatakan bahwa penembakan di Ukraina yang menyebabkan kematian putranya adalah "tindakan pengecut", karena dia tidak berperang, tetapi terlibat dalam pembersihan ranjau".
Laporan media sebelumnya menawarkan rincian yang bertentangan tentang kematian al-Farra.
Evgeny Finkel, pemimpin redaksi majalah Israel berbahasa Rusia Newsru.co.il, mengatakan kepada Radio Liberty bahwa klan keluarga al-Farra adalah salah satu yang paling berpengaruh di selatan Jalur Gaza.
Sebuah situs web milik klan al-Farra menerbitkan berita kematiannya pada 10 Agustus: "Rami Haitham al-Farra muda telah meninggal dunia."
(mas)
Lihat Juga :