AS: Vladimir Putin Tak Mungkin Ditangkap karena Miliki Kekebalan

Selasa, 15 Agustus 2023 - 11:39 WIB
loading...
A A A
Diplomat Amerika itu ditanya apakah pengadilan yang tidak dapat mengatasi kekebalan presiden sepadan dengan usaha yang dikerjakan.

"Ada banyak pejabat tinggi lainnya di Rusia yang bertanggung jawab atas perang di Ukraina. Mereka memegang posisi manajemen senior, membuat keputusan dan tindakan langsung yang merupakan agresi Rusia. Orang-orang ini harus bertanggung jawab atas kejahatan agresi, untuk semua kejahatan perang dan kekejaman. Oleh karena itu, ruang dakwaan khusus masih masuk akal," kata Van Schaack.

Pada saat yang sama, Van Schaack menekankan bahwa Ukraina harus melanjutkan penyelidikannya terhadap Putin saat dia berkuasa, dan harus siap untuk tindakan cepat jika transformasi politik dimulai di Rusia dan dia kehilangan posisi dan kekebalannya.

Pada bulan Juli, Asisten Jaksa Agung Kenneth Polite menegaskan bahwa Amerika Serikat mendukung pengadilan internasional yang didasarkan pada hukum Ukraina namun mencakup konsep hukum internasional.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan European Pravda, Anton Korynevych, duta besar untuk penugasan khusus di Kementerian Luar Negeri Ukraina, mengatakan bahwa keputusan tentang bagaimana pengadilan atas kejahatan agresi Rusia akan terlihat belum dibuat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved