AS: Vladimir Putin Tak Mungkin Ditangkap karena Miliki Kekebalan

Selasa, 15 Agustus 2023 - 11:39 WIB
loading...
AS: Vladimir Putin Tak...
Amerika Serikat menilai Presiden Rusia Vladimir Putin tak akan ditangkap atas tuduhan kejahatan perang di Ukraina selama dia masih menjabat kepala negara. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menilai Presiden Rusia Vladimir Putin tidak mungkin ditangkap saat ini atas tuduhan kejahatan perang di Ukraina. Sebab, dia memiliki kekebalan selama masih menjabat sebagai kepala negara.

Hal itu disampaikan Beth Van Schaack, Duta Besar AS untuk Peradilan Pidana Global yang juga perwakilan Departemen Luar Negeri AS.

Van Schaack mengulangi tesis lamanya bahwa AS mendukung gagasan pengadilan internasional dalam sistem peradilan Ukraina. Pengadilan seperti itu, bagaimanapun, tidak akan dapat mengatasi kekebalan Putin selama dia tetap menjabat.

Baca Juga: Anak Buah Putin Inspeksi Situs Tes Bom Nuklir Terkuat Sejagat Tsar Bomba, Ada Apa?

Van Schaack, bagaimanapun, percaya bahwa kepala negara Federasi Rusia tidak akan ditangkap saat dia memegang jabatan tertinggi di negara tersebut.

"Tidak mungkin ada orang yang akan menangkap Putin saat dia menjadi kepala negara. Jika dia berakhir di tahanan pengadilan asing, ICC [Pengadilan Kriminal Internasional] atau kamar khusus Ukraina, kemungkinan besar itu akan terjadi karena dia tidak lagi menjadi kepala negara," kata Beth Van Schaack, seperti dikutip Ukrayinska Pravda, Selasa (15/8/2023).

Pada saat yang sama, dia mengatakan, "Ini tidak berarti bahwa Anda tidak dapat memulai penyelidikan, menyiapkan dakwaan terhadapnya dan orang lain dalam rantai komando."

Diplomat Amerika itu ditanya apakah pengadilan yang tidak dapat mengatasi kekebalan presiden sepadan dengan usaha yang dikerjakan.

"Ada banyak pejabat tinggi lainnya di Rusia yang bertanggung jawab atas perang di Ukraina. Mereka memegang posisi manajemen senior, membuat keputusan dan tindakan langsung yang merupakan agresi Rusia. Orang-orang ini harus bertanggung jawab atas kejahatan agresi, untuk semua kejahatan perang dan kekejaman. Oleh karena itu, ruang dakwaan khusus masih masuk akal," kata Van Schaack.

Pada saat yang sama, Van Schaack menekankan bahwa Ukraina harus melanjutkan penyelidikannya terhadap Putin saat dia berkuasa, dan harus siap untuk tindakan cepat jika transformasi politik dimulai di Rusia dan dia kehilangan posisi dan kekebalannya.

Pada bulan Juli, Asisten Jaksa Agung Kenneth Polite menegaskan bahwa Amerika Serikat mendukung pengadilan internasional yang didasarkan pada hukum Ukraina namun mencakup konsep hukum internasional.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan European Pravda, Anton Korynevych, duta besar untuk penugasan khusus di Kementerian Luar Negeri Ukraina, mengatakan bahwa keputusan tentang bagaimana pengadilan atas kejahatan agresi Rusia akan terlihat belum dibuat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Berita Terkini
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved