Rusia Pamer Drone Baru untuk Lindungi Jalur Pipa Bawah Laut di Forum Army-2023
Senin, 14 Agustus 2023 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
“Selain itu, kendaraan bawah air tersebut dapat digunakan untuk melakukan eksplorasi mineral di bawah air dan dalam operasi pencarian dan penyelamatan,” papar juru bicara tersebut.
Mereka mencatat Argus seberat 3,2 ton ditenagai baterai lithium-ion dan ketika berada di posisi permukaan, drone dapat menggunakan peralatan radio terkait gelombang frekuensi sangat tinggi, komunikasi satelit, dan sistem Wi-Fi.
Tampaknya pengembangan drone ini sangat relevan mengingat ledakan tahun lalu yang mengganggu jaringan pipa Nord Stream.
Jaringan pipa, yang dibangun untuk mengalirkan gas di bawah Laut Baltik dari Rusia ke Jerman, mengalami ledakan pada September 2022.
Operator pipa, Nord Stream AG, mengatakan kerusakan belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak mungkin memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan.
Mereka mencatat Argus seberat 3,2 ton ditenagai baterai lithium-ion dan ketika berada di posisi permukaan, drone dapat menggunakan peralatan radio terkait gelombang frekuensi sangat tinggi, komunikasi satelit, dan sistem Wi-Fi.
Ledakan Nord Stream
Tampaknya pengembangan drone ini sangat relevan mengingat ledakan tahun lalu yang mengganggu jaringan pipa Nord Stream.
Jaringan pipa, yang dibangun untuk mengalirkan gas di bawah Laut Baltik dari Rusia ke Jerman, mengalami ledakan pada September 2022.
Operator pipa, Nord Stream AG, mengatakan kerusakan belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak mungkin memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan.
Lihat Juga :