Wapres Taiwan Kunjungi AS, China Marah dan Lontarkan Ancaman

Senin, 14 Agustus 2023 - 07:49 WIB
loading...
Wapres Taiwan Kunjungi...
Wakil Presiden Taiwan William Lai mengunjungi Amerika Serikat (AS) pada Sabtu. China marah atas lawatan tersebut. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Pemerintah China marah atas kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Taiwan William Lai ke Amerika Serikat (AS) pada Sabtu pekan lalu.

Beijing kemudian melontarkan ancaman, yakni menyiapkan tindakan pembalasan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Kementerian Luar Negeri China menegaskan kembali penentangannya terhadap segala bentuk komunikasi diplomatik antara Washington dan Taipei.

Lai, yang dianggap sebagai pesaing kuat untuk memenangkan pemilihan presiden Taiwan pada Januari, tiba di New York pada Sabtu malam untuk persinggahan singkat sebelum menuju Paraguay untuk menghadiri pelantikan presiden baru negara Amerika Selatan itu.

Baca Juga: Siap Tempur, 25 Pesawat dan 5 Kapal Perang China Dekati Taiwan

"Beijing dengan tegas menentang kunjungan separatis kemerdekaan Taiwan ke AS dengan nama apa pun atau dengan dalih apa pun," kata Kementerian Luar Negeri China melalui juru bicaranya yang tak disebutkan namanya dalam sebuah rilis, Senin (14/8/2023).

"Lai adalah pembuat onar terus-menerus dan bahwa kedatangannya di Amerika Serikat secara serius melanggar prinsip Satu China dan sangat merusak kedaulatan dan integritas teritorial China," paparnya.

Kementerian itu menambahkan; "China mengikuti perkembangan dengan cermat dan bahwa tindakan tegas dan kuat akan diambil untuk melindungi kepentingan nasional."

Setibanya di New York, Lai menulis di X—platform yang sebelumnya bernama Twitter—bahwa dia menantikan bertemu teman dan menghadiri program transit.

Menurut laporan The Guardian, yang mengutip tokoh yang mengetahui lawatan tersebut, Lai diperkirakan akan bertemu dengan ekspatriat Taiwan pada sebuah resepsi di New York.

Sumber itu menambahkan bahwa Lai bermaksud untuk menjaga agar kunjungan itu "low key" dan tidak akan mengadakan pembicaraan formal dengan anggota Parlemen AS.

Perjalanan pulang Lai juga mencakup persinggahan lain di San Francisco, di mana dia diharapkan untuk bertemu dengan Laura Rosenberger, ketua American Institute di Taiwan—umumnya dianggap sebagai kedutaan de facto Washington di Taipei.

Kunjungan singkat Lai ke AS dilakukan saat Beijing dan Washington berusaha untuk meningkatkan hubungan menyusul ketegangan jangka panjang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Awal bulan ini, Washington mengeluarkan undangan resmi kepada Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam sebuah langkah yang dianggap sebagai pendahulu pertemuan antara pemimpin Joe Biden dan Xi Jinping akhir tahun ini.

Washington secara resmi mengakui prinsip "Satu China", yang menyatakan bahwa Taiwan adalah bagian dari China. Namun, Washington telah mempertahankan hubungan diplomatik informal dengan Taipei selain memasok persenjataan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved