Nekat Lakukan Intervensi Militer ke Niger, Rusia Peringatkan ECOWAS

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 17:30 WIB
loading...
Nekat Lakukan Intervensi...
Rusia berikan peringatan kepada ECOWAS jika nekat lakukan intervensi militer di Niger. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
MOSKOW - Rusia memperingatkan bahwa intervensi militer di Niger akan mengarah pada konfrontasi yang berkepanjangan. Itu dikeluarkan Moskow setelah blok regional Afrika barat, ECOWAS , mengatakan akan membentuk pasukan siaga.

"Intervensi semacam itu akan mengguncang wilayah Sahel secara keseluruhan," kata Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dikutip dari BBC, Sabtu (12/8/2023).

Rusia sendiri tidak secara resmi mendukung kudeta tersebut.

Namun Amerika Serikat (AS), yang mendukung upaya untuk memulihkan pemimpin terguling Mohamed Bazoum, mengatakan kelompok tentara bayaran Wagner mengambil keuntungan dari ketidakstabilan tersebut.

Baca Juga: Menlu AS Tuding Wagner Coba Ambil Keuntungan dari Kudeta Niger

Pada hari Jumat pendukung kudeta, beberapa diantaranya mengibarkan bendera Rusia, memprotes pangkalan militer Prancis di dekat ibu kota Niamey. Beberapa dari mereka ada yang meneriakkan "turunkan Prancis, turunkan ECOWAS".

Baik Prancis maupun AS mengoperasikan pangkalan militer di Niger dan mereka telah digunakan untuk melancarkan operasi melawan kelompok teroris di wilayah yang lebih luas.

Pejabat militer dari negara-negara ECOWAS dilaporkan akan bertemu pada hari Sabtu untuk menyusun rencana intervensi militer.

Blok tersebut mengatakan tetap terbuka untuk menemukan solusi diplomatik untuk krisis tersebut, tetapi Presiden Nigeria Bola Tinubu pada hari Kamis mengatakan bahwa tidak ada opsi yang diambil dari meja, termasuk penggunaan kekuatan sebagai upaya terakhir.

AS tidak secara eksplisit mendukung aksi militer tetapi telah meminta junta Niger untuk menyingkir dan mengizinkan pemulihan konstitusi demokratis negara itu.

Junta Niger belum menanggapi pernyataan terbaru dari para pemimpin ECOWAS.

Baca Juga: Memanas, Negara-negara Afrika Barat Siapkan Pasukan untuk Dikirim ke Niger

Sementara itu, kekhawatiran terhadap kesehatan dan keselamatan Bazoum yang telah disekap sejak militer merebut kekuasaan pada 26 Juli meningkat.

"Dia dan keluarganya telah kehilangan makanan, listrik, dan perawatan medis selama beberapa hari," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell.

Komisaris HAM PBB Volker Turk mengatakan dia telah menerima laporan yang kredibel bahwa kondisi penahanan bisa menjadi perlakuan yang tidak manusiawi dan merendahkan martabat.

Kelompok HAM Human Rights Watch mengatakan Bazoum telah mengatakan kepada mereka minggu ini bahwa dia dan keluarganya diperlakukan dengan cara yang tidak manusiawi dan kejam.

"Putra saya sakit, memiliki kondisi jantung yang serius, dan perlu ke dokter," HRW mengutip ucapan Bazoum kepada mereka.

Baca Juga: AS Beri Sinyal Dukung Intervensi Militer ECOWAS di Niger
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Berita Terkini
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved