Rusia Belum Mampu Atasi Drone Laut Ukraina

Jum'at, 11 Agustus 2023 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Awak kapal harus bersiap untuk merespons dengan sedikit pemberitahuan, terutama di malam hari – persiapan yang tampaknya sama sekali kurang dari video drone yang dirilis Ukraina.

Untuk memiliki harapan untuk bereaksi cukup cepat, operator radar harus mengatur filter mereka untuk memindai ancaman ini dan pengawas harus mengetahui seperti apa bentuk kapal ini. Dengan drone yang beroperasi dengan kecepatan speedboat, awak kapal ini mungkin hanya memiliki beberapa menit untuk merespons secara efektif.

Armada drone Kyiv kemungkinan besar dirancang dengan bantuan mitra Barat, menghasilkan model yang relatif canggih. Diaktifkan dari jarak jauh, kapal drone biasanya melaju menuju target dan meledak saat terjadi benturan, seperti yang terlihat dalam video penyerangan terhadap kapal Olenegorsky Gornyak.

Dengan serangan drone yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti, pertanyaannya menjadi bagaimana Rusia akan merespons?

Kekuatan angkatan laut lain, seperti AS atau sekutu Eropanya, akan menggunakan berbagai sumber daya untuk melacak dan menghancurkan kapal drone, seperti sistem senjata jarak dekat Phalanx, senjata otomatis buatan AS yang digunakan dalam Perang Teluk Persia hingga menembak rudal yang masuk atau perahu kecil.

Baca Juga: Dianggap Memiliki Kelebihan, Inggris Akan Rekrut Tentara Autis

Phalanx CIWS, kadang-kadang disebut "wiz laut", dapat menemukan, melacak, dan menembakkan drone, tetapi mereka harus mengenai hanya satu target pada satu waktu dengan semburan api 20mm yang cepat.

Menurut Clark, sistem gelombang mikro berdaya tinggi juga dapat digunakan untuk mengganggu elektronik yang mengoperasikan drone. Tetapi gelombang ini dalam banyak kasus relatif pendek, yang berarti kapal Rusia harus menunggu sampai kapal drone dekat dengan kapal.

Beberapa teknologi lain, seperti laser anti-drone, dapat menembak dan melumpuhkan drone dari jarak yang lebih jauh. AS dan Israel telah menguji prototipe yang terakhir, termasuk senjata berbasis energi "Iron Beam" tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Berita Terkini
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved