Rusia Belum Mampu Atasi Drone Laut Ukraina

Jum'at, 11 Agustus 2023 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Kapal perusak anti-kapal selam Marshal Shaposhnikov Rusia menembak selama latihan militer 'Vostok-2022' di Peter the Great Gulf of the Sea of Japan di luar kota Vladivostok pada 5 September 2022.

Tantangannya adalah jika segerombolan atau armada drone menyerang sekaligus. "Jika Anda mendapatkan empat atau lima sekaligus, Anda mungkin bisa singkirkan itu," kata Clark. "Tapi, bagaimana jika Anda mendapatkan 40 atau 50 atau bahkan selusin, itu mungkin terlalu banyak untuk diambil sebelum salah satu dari mereka mencapai kapal."

Dan jika Rusia meningkatkan pertahanannya, kemungkinan Ukraina akan meningkatkan jumlah kapal dronenya. Jika Rusia diperlengkapi lebih seperti Angkatan Laut AS, misalnya, “maka Ukraina harus meluncurkan kawanan drone yang lebih besar untuk dapat berhasil,” kata Clark.

Tetapi mengendalikan kawanan kapal penyerang bisa lebih menantang daripada melakukan hal yang sama dengan kapal udara tak berawak (UAV). Ukraina telah sukses mengoperasikan drone udara sejak awal perang, menjatuhkan bahan peledak ke pasukan Rusia yang tidak menaruh curiga yang bersembunyi di parit dan mengumpulkan intel di belakang garis musuh. Mengoperasikan sekelompok kapal drone, tambah Clark, lebih sulit mengingat kondisi air, cuaca, dan potensi menabrak target yang tidak diinginkan.

Pandangan operator yang menghadap ke depan banyak kapal drone, seperti drone yang digunakan di kapal Olenegorsky Gornyak, juga dapat membatasi kemampuan operator untuk melihat lingkungan sekitar dan potensi ancaman.

Jika Ukraina harus meluncurkan lebih banyak drone lintas air untuk mengalahkan potensi pertahanan Rusia, maka kapal drone—yang dipuji sebagai aset murah tapi efektif yang dapat melawan kapal perang dan jembatan utama—menjadi lebih mahal, dan koordinasi serangan menjadi lebih rumit.

Serangan terbaru, misalnya, telah menunjukkan bahwa Ukraina dapat menyelinap melewati pertahanan Rusia di Krimea dan menabrak kapal di Laut Hitam hanya dengan beberapa drone yang tidak terlihat. Jika kelompok USV yang lebih besar diperlukan untuk membanjiri pertahanan anti-drone, kemungkinan besar mereka akan terdeteksi.

Tetapi sementara penggunaan kapal drone Ukraina dapat berubah berdasarkan apakah Rusia dapat secara memadai menempatkan pertahanan yang efektif, keberhasilan penggunaan kapal sejauh ini adalah contoh lain bagaimana kekuatan militer Rusia yang besar telah meremehkan Ukraina.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Momen Pelatih Mesir...
Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia
Rekomendasi
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama Pertahanan hingga Teknologi
UEFA Murka! FIFA Dituding...
UEFA Murka! FIFA Dituding Rusak Integritas Piala Dunia
Amerika Serikat vs Belgia:...
Amerika Serikat vs Belgia: Setan Merah Siap Pulangkan Tuan Rumah Terakhir?
Berita Terkini
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved