Dianggap Memiliki Kelebihan, Inggris Akan Rekrut Tentara Autis

Kamis, 10 Agustus 2023 - 22:50 WIB
loading...
Dianggap Memiliki Kelebihan,...
Inggris akan merekrut warganya yang menderita autisme karena memiliki banyak kelebihan. Foto/Reuters
A A A
LONDON - Militer Inggris akan meninjau kebijakan perekrutannya untuk memungkinkannya mengakses kumpulan orang yang lebih luas. Itu termasuk mereka yang menderita kondisi neurologis tertentu, seperti orang yang mengidap autisme.

Hal itu diungkapkan anggota parlemen Andrew Murrison kepada Financial Times.

Murrison, yang menjabat sebagai wakil menteri luar negeri parlemen untuk orang-orang pertahanan, veteran dan keluarga layanan, berpendapat bahwa ini akan membantu menyediakan angkatan bersenjata dengan para profesional yang terampil di tengah kekurangan staf yang kronis.

Dalam sebuah wawancara dengan FT, Murrison menjelaskan bahwa “ada titik-titik darurat di mana hal-hal cukup serius." Dia menambahkan bahwa militer Inggris harus mengadopsi pendekatan yang lebih “fleksibel” untuk merekrut personel baru.

Murrison menyatakan bahwa dengan angkatan bersenjata yang semakin menekankan pada perang dunia maya, mereka harus mulai “menebarkan jaring secara lebih luas” untuk mempekerjakan orang-orang yang “berkeanekaragaman saraf”.

Baca Juga: Warga Inggris Sebut Ada Pangkalan Alien di Dasar Lepas Pantai

Menurut Murrison, sementara personel dengan disleksia dan dispraksia sudah bertugas di militer Inggris, pintu sekarang harus terbuka untuk kandidat dengan autisme, Asperger, dan ADHD. "Orang-orang ini mungkin memiliki keterampilan dan atribut yang tidak dimiliki orang lain," kata anggota parlemen itu.

Murrison juga menyarankan untuk mengizinkan personel yang lebih tua untuk terus melayani lebih lama, karena "tidak ada penghalang filosofis mengapa kami tidak dapat mempertimbangkan untuk memperpanjang usia pensiun".

Pada bulan Juni, analisis yang ditugaskan oleh pemerintah mengungkapkan bahwa militer Inggris gagal menarik rekrutan yang terampil secara teknologi.

Wakil komandan sekutu tertinggi NATO untuk Eropa, Jenderal Tim Radford, juga memperingatkan bulan lalu bahwa London dapat berhenti menjadi kekuatan utama dalam blok pimpinan AS karena militernya "terlalu kecil".

Baca Juga: Inggris Bersiap Hadapi Penyakit Baru di Lab Virus Sangat Rahasia

Berbicara kepada Daily Telegraph, komandan tersebut menekankan bahwa teknologi modern yang dipertaruhkan Inggris tidak dapat sepenuhnya menggantikan angkatan bersenjata tradisional.

Bulan lalu, survei personel militer Inggris yang dilakukan antara September 2022 dan Februari 2023 menunjukkan bahwa hanya 42% pasukan yang puas dengan masa kerja. Di antara keluhan utama yang disorot oleh jajak pendapat tersebut adalah kondisi perumahan yang buruk dan upah yang rendah.

Mengomentari keadaan di militer Inggris, Menteri Pertahanan Ben Wallace mengakui kembali pada bulan Januari bahwa itu "dikosongkan dan kekurangan dana."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved