Mengapa Mantan PM Pakistan Imran Khan Ditangkap?

Minggu, 06 Agustus 2023 - 15:05 WIB
loading...
A A A
Hadiah tersebut diduga termasuk tujuh jam tangan, enam di antaranya Rolex. Yang paling mahal adalah “Master Graff limited edition” senilai 85 juta rupee (USD300.000), berdasarkan data yang dibagikan oleh menteri penerangan Pakistan.

Toshakhana, atau rumah harta karun, adalah departemen milik pemerintah yang menyimpan hadiah yang diterima oleh anggota parlemen, menteri, sekretaris luar negeri, presiden, dan perdana menteri.

Baca Juga: Peningkatan Serangan Bom Bunuh ISIS Guncang Politik dan Ekonomi di Pakistan

Bagaimana Imran Khan menanggapi tuduhan itu?

Khan menyatakan bahwa dia telah membeli barang-barang itu secara legal, dan membantah melakukan kesalahan.

Dalam pesan yang direkam sebelumnya yang dirilis setelah penangkapannya pada hari Sabtu, mantan perdana menteri mendesak para pengikutnya untuk tetap tenang dan melakukan protes damai.

“Penangkapan saya diharapkan & saya merekam pesan ini sebelum penangkapan saya… Saya ingin pekerja partai saya tetap damai, tabah dan kuat,” katanya dalam pernyataan video yang diunggah ke media sosial.

Berapa banyak kasus yang diajukan terhadap Khan?

Mengapa Mantan PM Pakistan Imran Khan Ditangkap?

Foto/Reuters

Sejak pencopotannya dari kekuasaan dalam mosi tidak percaya di parlemen pada April 2022, Khan menghadapi lebih dari 150 kasus hukum, termasuk beberapa tuduhan korupsi, terorisme, dan menghasut orang untuk melakukan kekerasan atas protes mematikan pada Mei. pengikut menyerang properti pemerintah dan militer di seluruh negeri.

Dia telah muncul di pengadilan untuk banyak kasus di Lahore dan Islamabad, dan telah lama memperingatkan bahwa dia akan ditangkap untuk mencegahnya berpartisipasi dalam pemilihan yang akan diadakan sebelum akhir tahun.

Apa kata pemerintah?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
AS-Iran di Ambang Perang...
AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Berita Terkini
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved