Deretan Senjata NATO yang Jatuh ke Tangan Rusia

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 05:42 WIB
loading...
Deretan Senjata NATO...
Pasukan Rusia berhasil merebut kendaraan lapis baja CV-90 buatan Swedia dari tentara Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sejumlah negara Barat secara tidak sengaja akhirnya memberikan perangkat keras militer mereka kepada Rusia. Kendaraan lapis baja dan persenjataan itu awalnya dipasok oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya ke Ukraina, namun berhasil direbut oleh Rusia.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu secara pribadi memeriksa kendaraan tempur infanteri CV-90 buatan Swedia yang disita oleh pasukan Rusia di zona konflik Ukraina minggu ini.

Kendaraan lapis baja, disebut-sebut sebagai salah satu yang paling canggih di kelasnya, akhirnya dilumpuhkan oleh roket yang ditembakkan dari RPG-7 – senjata yang diadopsi pada awal 1960-an – dan segera direbut oleh pasukan Rusia setelah apa yang tersisa dari awak kendaraan mundur dengan tergesa-gesa.

Kementerian Pertahanan Moskow mencatat dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat bahwa CV-90 yang direbut hanyalah salah satu dari banyak kendaraan lapis baja yang disita oleh tentara Rusia dari pasukan rezim Kiev.

Setelah kehilangan banyak persenjataan era Soviet dalam konflik yang sedang berlangsung dan dengan kemampuan industri militer dalam negeri yang sangat kurang, Ukraina menjadi semakin bergantung pada perangkat keras militer yang disediakan oleh negara-negara NATO.

Awalnya menyediakan Kiev dengan sisa-sisa dari gudang senjata Pakta Warsawa, kekuatan Barat segera menaikkan taruhan dan mulai memberi Ukraina bermacam-macam kendaraan lapis baja AS dan Eropa, sistem pertahanan udara dan artileri, banyak di antaranya akhirnya jatuh ke tangan Rusia.

Senjata Apa yang Direbut Rusia dari Ukraina?


Laporan pertama tentang persenjataan Barat dan perangkat keras militer yang direbut oleh pasukan Rusia mulai muncul hanya beberapa bulan setelah eskalasi konflik Ukraina pada Februari 2022.

Dilansir dari Sputnik, Sabtu (5/8/2023), pada Juni 2022, politisi Prancis Regis de Castelnau menyesalkan bahwa dua howitzer self-propelled Caesar yang dipasok ke Kiev oleh Prancis direbut oleh pasukan Rusia.

Klaimnya segera dikonfirmasi oleh salah satu kontraktor pertahanan utama Rusia, Uralvagonzavod, yang mengakui di media sosial bahwa mereka mendapatkan howitzer dan meminta de Castelnau untuk menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron atas rejeki nomplok ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved