Rusia Ancam Keluar dari Kesepakatan Larangan Tes Nuklir

Jum'at, 04 Agustus 2023 - 19:05 WIB
loading...
Rusia Ancam Keluar dari...
Pengendara sepeda melintasi Lapangan Merah di Moskow, Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Unsur-unsur dalam pemerintah Rusia dilaporkan menganjurkan penarikan ratifikasi Moskow atas Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT).

CTBT merupakan perjanjian internasional untuk menangguhkan semua uji coba senjata nuklir. Dokumen tahun 1996 itu tidak pernah berlaku karena beberapa negara, termasuk Amerika Serikat (AS), belum meratifikasinya.

“Langkah yang diusulkan untuk menarik ratifikasinya akan bersifat simbolis daripada praktis, menjadikan sikap Rusia mengenai CTBT sama dengan sikap AS,” ungkap harian bisnis Kommersant, yang melaporkan pembahasan tersebut pada Kamis (3/8/2023).

“Diskusi ini masih dalam tahap awal,” papar outlet berita itu.

Perjanjian itu disebutkan pada Rabu (2/8/2023) oleh Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia.

Selama pengarahan media mingguan, diplomat itu mencatat bahwa Sabtu menandai peringatan 60 tahun Perjanjian Pelarangan Uji Parsial.

Perjanjian itu melarang semua uji coba nuklir kecuali yang dilakukan di bawah tanah. Zakharova mengingatkan media bahwa upaya pada tahun 1996 untuk memperluas larangan tersebut gagal, dan menyalahkan "tindakan yang merusak dan tidak bertanggung jawab" dari AS untuk itu.

Baca juga: Gedung Putih Ketakutan Trump Bisa Kalahkan Biden di Pemilu 2024

Pada tahun 2018, Gedung Putih Trump memasukkan penolakan untuk meratifikasi CTBT ke dalam pembaruan postur nuklir AS.

Penggantinya, Joe Biden, secara resmi membatalkan kebijakan itu. Tinjauan tahun 2022 menyatakan komitmen memberlakukan perjanjian itu.

Namun, para ahli percaya Gedung Putih tidak mungkin mendapatkan suara yang diperlukan di Kongres untuk memenuhi janji ini.

Washington bukan satu-satunya pemangku kepentingan yang menghalangi CTBT. Perjanjian perlu didukung oleh 44 negara yang pada tahun 1996 memiliki reaktor nuklir dan berpartisipasi dalam Konferensi Perlucutan Senjata tahun itu.

India, Pakistan, dan Korea Utara sama sekali tidak menandatangani perjanjian itu, sementara China, Mesir, Iran, dan Israel tidak meratifikasinya, seperti AS.

AS melakukan uji coba nuklir terbarunya pada tahun 1992, sementara Rusia, atau Uni Soviet saat itu, melakukan hal yang sama pada tahun 1990.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keprihatinannya bahwa Washington akan memperbarui pengujian di tengah modernisasi cadangan nuklirnya dan telah memperingatkan Moskow akan mencabut moratorium de-facto sebagai tanggapan.

“Tidak seorang pun boleh memiliki ilusi berbahaya bahwa paritas strategis dapat dihancurkan,” tegas pemimpin Rusia itu dalam pidato pada Februari.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved