Seruan Pentolan Komunis Selamatkan Proyek Xi Jinping dari Banjir China Picu Kemarahan

Jum'at, 04 Agustus 2023 - 11:13 WIB
loading...
A A A
Panggilan telepon ke Kementerian Sumber Daya Air di Beijing tidak dijawab. Seseorang yang menjawab telepon di kantor Partai Komunis di Shijiazhuang, ibu kota provinsi Hebei, menolak berkomentar.

Beberapa pengguna internet menyuarakan kecurigaan bahwa pihak berwenang mengarahkan air banjir ke daerah Hebei dan menjauh dari Daxing dan Xiong'An.

Sebuah tim dari Universitas Pertanian China yang menggunakan teknologi penginderaan jarak jauh untuk mendeteksi ketinggian air mengatakan dalam sebuah posting media sosial pada hari Rabu bahwa tujuh daerah tangkapan air di Hebei mulai digunakan sejak Minggu malam untuk membantu upaya pengendalian banjir di Beijing, Tianjin dan Xiong'an.

Dua dari zona itu dekat dengan Zhuozhou.

Li Na, seorang pejabat sumber daya air provinsi Hebei, mengatakan kepada China Central Television bahwa hujan lebat dan air banjir mengalir dari sungai Beijing menjadi salah satu penyebab utama banjir di Zhuozhou.

Bahkan sebelum bencana baru-baru ini, pihak berwenang di Hebei telah secara terbuka menyatakan bahwa memastikan keamanan Beijing, Tianjin, dan Xiong'an adalah prioritas.

Seorang pengguna Weibo mem-posting foto yang pernah dia ambil dari sebuah tanda di sebuah museum di Baoding, kota lain yang dilanda banjir di Hebei.

Tanda tersebut mencantumkan tujuan upaya pengendalian banjir kota: Pertama, melindungi Beijing dan Tianjin. Kedua, melindungi Xiong'an. Ketiga, melindungi Baoding itu sendiri.

“Jika para pemimpin lokal berani memasang slogan ini di papan dan menunjukkan kepada publik, mereka juga harus berani menghadapi pertanyaan orang,” tulis orang itu dalam postingan yang kemudian menghilang dari Weibo.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Berita Terkini
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved