Seruan Pentolan Komunis Selamatkan Proyek Xi Jinping dari Banjir China Picu Kemarahan

Jum'at, 04 Agustus 2023 - 11:13 WIB
loading...
A A A
Curah hujan menyebabkan banjir parah di kota-kota yang kurang dikenal di Hebei, seperti Zhuozhou, yang berpenduduk 630.000 jiwa.

Klip video menunjukkan air setinggi pinggang mengalir melalui jalan-jalan yang harus dilalui penyelamat dengan perahu karet.

“Pejabat ini hanya ingin promosi, dia tidak peduli apakah orang hidup atau mati,” tulis seorang pengguna internet merujuk pada seruan Ni, seperti dikutip Bloomberg, Jumat (4/8/2023).

Orang-orang menyerukan pemecatan Ni, bersama dengan Wang Zhengpu, yang secara efektif merupakan tokoh terkuat kedua di provinsi tersebut.

"Anda ingin melindungi bandara Beijing, Tianjin, Xiong'an, dan Daxing," tulis seorang warga pengkritik para pejabat Partai Komunis tersebut di media sosial.

“Maka kami orang Hebei tidak membutuhkan Anda. Keluar dari Hebei!”

Baik Xi maupun Perdana Menteri China Li Qiang tidak muncul di depan umum sejak China utara dilanda banjir bersejarah.

Pada hari Kamis, kepala staf Xi, Cai Qi, menyapa para ahli di resor tepi laut Beidaihe, sekitar 200 kilometer timur Beijing, menunjukkan kepemimpinan puncak telah memulai retret musim panas selama dua minggu.

Surat kabar corong Partai Komunis, People's Daily, pada hari Jumat melaporkan bahwa sekelompok kenalan Xi dari Iowa telah mengunjungi Xiong'an awal bulan lalu dan "terkesan" oleh kota tersebut.

Hebei telah melaporkan sembilan kematian akibat banjir sejauh ini, dan 11 orang meninggal di Beijing. Jumlah korban tewas bisa bertambah karena beberapa orang lagi dilaporkan hilang.

Pemerintah belum mengatakan berapa banyak kerusakan ekonomi secara total akibat banjir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
Destinasi Wisata Perang...
Destinasi Wisata Perang di Rusia Diminati Turis dari China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved