4 Model Penyiksaan Tentara Rusia kepada Tahanan Ukraina

Rabu, 02 Agustus 2023 - 19:25 WIB
loading...
A A A
Tim Mobile Justice, yang dibentuk oleh firma hukum humaniter internasional Kepatuhan Hak Global, telah bekerja dengan jaksa kejahatan perang Ukraina di wilayah Kherson sejak diklaim kembali pada November setelah lebih dari delapan bulan berada di bawah kendali Rusia.

Dari laporan para korban yang ditinjau "43% secara eksplisit menyebutkan praktik penyiksaan di pusat penahanan, mengutip kekerasan seksual sebagai taktik umum yang dipaksakan oleh penjaga Rusia".

Pada bulan Juni, jaksa Ukraina mengajukan kasus pertama mereka atas dugaan deportasi puluhan anak yatim piatu dari Kherson, menuntut seorang politisi Rusia dan dua tersangka kolaborator Ukraina dengan kejahatan perang. Mereka tidak segera memberikan komentar atas temuan terbaru tentang penyiksaan.

2. Kejutan Listrik

Reuters melaporkan pada bulan Januari tentang skala dugaan penyiksaan di Kherson. Otoritas Ukraina mengatakan pada saat itu sekitar 200 orang diduga ditahan secara ilegal. Para penyintas mengatakan kepada Reuters tentang taktik, termasuk kejutan listrik.

Saat itu, Kremlin dan Kementerian Pertahanan Rusia tidak menanggapi pertanyaan Reuters, termasuk tentang dugaan penyiksaan dan penahanan yang melanggar hukum.

"Skala sebenarnya dari kejahatan perang Rusia masih belum diketahui," kata Anna Mykytenko, penasihat hukum senior di Kepatuhan Hak Global, tentang temuan terbaru tentang penyiksaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kasus Penyekapan di...
Kasus Penyekapan di Bandung, Pakar IPB Jelaskan Coercive Control dan Dampaknya pada Korban
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Dikritik karena Terima...
Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump
Rekomendasi
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved