Junta Myanmar Ampuni Aung San Suu Kyi, Hukuman Dikurangi 6 Tahun

Selasa, 01 Agustus 2023 - 15:01 WIB
loading...
Junta Myanmar Ampuni...
Junta Myanmar mengampuni Aung San Suu Kyi, hukuman dikurangi 6 tahun. Foto/Federal News
A A A
NAYPYITAW - Media pemerintah Myanmar dan sumber informasi melaporkan junta negara itu mengampuni mantan pemimpin Aung San Suu Kyi atas lima kejahatan yang dituduhkan kepadanya. Suu Kyi dituduh melakukan 19 kejahatan yang membuat dirinya dipenjara total selama 33 tahun.

"Pengampunan berarti pengurangan hukuman penjara enam tahun," kata juru bicara junta Zaw Min Tun kepada Eleven Media Group yang dilansir dari Reuters, Selasa (1/8/2023).

Peraih Nobel, yang pekan lalu dipindahkan dari penjara ke tahanan rumah di ibu kota, Naypyitaw, telah ditahan sejak militer merebut kekuasaan dalam kudeta pada awal 2021.

Dewan Administrasi Negara militer juga mengampuni mantan presiden Win Myint, yang juga ditangkap bersamaan dengan Suu Kyi setelah kudeta tahun 2021, atas beberapa dakwaan yang membuatnya dihukum sehingga hukuman penjaranya dikurangi empat tahun, kata juru bicara junta.

Baca Juga: Suu Kyi Dipindahkan ke Tahanan Rumah

Suu Kyi (78) membantah semua tuduhan yang didakwakan kepadanya, mulai dari penghasutan dan kecurangan pemilu hingga korupsi, dan telah mengajukan banding terhadap tuduhan itu.

Sebuah sumber informasi mengatakan baik Suu Kyi dan Win Myint akan tetap ditahan.

"Dia tidak akan bebas dari tahanan rumah," kata sumber yang menolak disebutkan namanya karena sensitifnya isu tersebut.

Suu Kyi, putri pahlawan kemerdekaan Myanmar, pertama kali menjadi tahanan rumah pada tahun 1989 setelah protes besar-besaran terhadap puluhan tahun pemerintahan militer.

Pada tahun 1991, dia memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian karena berkampanye untuk demokrasi tetapi baru dibebaskan sepenuhnya dari tahanan rumah pada tahun 2010. Dia memenangkan pemilihan tahun 2015, diadakan sebagai bagian dari reformasi militer sementara dan partainya memenangkan pemilihan berikutnya pada November 2020.

Baca Juga: Indonesia Berhasil Pulangkan 14 WNI Terduga Korban TPPO dari Myanmar

Tetapi militer mengeluhkan kecurangan pemilu setelah pemungutan suara tahun 2020 dan mengatakan mereka harus mengambil alih kekuasaan pada awal tahun 2021 untuk memastikan pengaduan tersebut diselidiki. Partai Suu Kyi menolak tuduhan kecurangan pemilu.

Banyak pemerintah, terutama di Barat, menyerukan pembebasan tanpa syarat Suu Kyi dan ribuan orang lainnya yang ditahan dalam tindakan keras berdarah yang dilakukan junta terhadap aksi protes pro-demokrasi setelah kudeta.

Salah satu sumber diplomatik menggambarkan pengampunan itu sebagai "langkah kosmetik".

"Ini adalah sinyal kepada masyarakat internasional - tanpa melakukan sesuatu yang substantif," kata sumber yang menolak disebutkan namanya itu.

Baca Juga: Junta Myanmar Klaim Musnahkan Narkoba Sitaan Senilai Rp7,5 Triliun
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved