Fakta-fakta Kebiasaan Telat Vladimir Putin yang Sudah Menjadi Legenda

Selasa, 01 Agustus 2023 - 10:07 WIB
loading...
A A A
Selain Paus, bisa disebutkan contoh lain seperti Donald Trump. Pada pertemuan puncak di Helsinki tahun 2018 lalu, dia harus menunggu keterlambatan sekitar 45 menit lamanya.

Baca Juga: Presiden Putin: Rusia Siap Perang Lawan NATO

2. Alasan Sering Terlambat

Seorang pemimpin negara memang memiliki kesibukan tersendiri. Namun, bukan berarti dia bisa sengaja untuk datang terlambat ke sebuah pertemuan yang sebelumnya telah dijadwalkan.

Terkait kebiasaan telat Vladimir Putin, cukup banyak pandangan yang masuk untuk alasannya. Pertama, ada alasan karena kebijakan psikologis yang sengaja dibuat pemimpin Rusia itu.

Untuk diketahui, Putin bisa tepat waktu ketika menghadiri konferensi pers dan acara undangan di televisi. Sebaliknya, dia kerap terlambat ketika akan menghadiri pertemuan dengan tokoh negara lain. Hal inilah yang memunculkan anggapan bahwa keterlambatannya memang disengaja.

Pengamat lain menyebut alasan Putin suka terlambat menghadiri pertemuan adalah untuk menunjukan pengaruhnya di panggung dunia. Namun, selain itu ada juga sumber yang mengatakan Putin sering telat karena suka memeriksa fakta atau data terkait sebelum menghadiri pertemuan.

3. Menjadi Kebiasaan Sejak Kencan

Terlambat sudah menjadi kebiasaan Putin sejak lama, bahkan jauh sebelum dirinya menjadi orang penting di Rusia. Hal ini pernah disampaikan mantan istrinya, Lyudmila Putina dalam sebuah memoar.

Menurut penuturannya, keterlambatan putin pada kencan pertamanya dulu sempat membuatnya menangis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved