5 Alasan Rakyat Bangladesh Menuntut PM Sheikh Hasina Mundur

Senin, 31 Juli 2023 - 15:45 WIB
loading...
5 Alasan Rakyat Bangladesh...
Demonstrasi di Bangladesh berlangsung ricuh dan menjadi krisis politik. Foto/Reuters
A A A
DHAKA - Polisi di Bangladesh bentrok dengan pendukung oposisi, menembakkan gas air mata dan peluru karet saat pendukung Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) dalam beberapa hari terakhir.

Itu dikarenakan demonstran oposisi memblokir jalan-jalan utama di ibu kota Dhaka untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina. Menurut BNP, puluhan pendukungnya terluka dan lebih dari 120 anggota ditangkap.

Berikut adalah 5 alasan mengapa rakyat Bangladesh menunut PM Sheikh Hasina mengundurkan diri.

1. Krisis Ekonomi

5 Alasan Rakyat Bangladesh Menuntut PM Sheikh Hasina Mundur

Foto/Reuters

Ketika krisis ekonomi di negara itu memburuk di tengah meningkatnya inflasi dan krisis biaya hidup, BNP mengadakan demonstrasi besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir dengan puluhan ribu pendukung partai turun ke jalan.

Gejolak saat ini adalah salah satu krisis politik paling serius yang dihadapi Hasina dan partai Liga Awami-nya dalam beberapa tahun terakhir.

2. Menuntut Pemilu yang Dipercepat

5 Alasan Rakyat Bangladesh Menuntut PM Sheikh Hasina Mundur

Foto/Reuters

BNP menginginkan Perdana Menteri Hasina mundur dan untuk pemilihan berikutnya, yang jatuh tempo pada Januari 2024, diadakan di bawah pemerintahan sementara yang netral.

Jenderal BNP Mirza Fakhrul Islam Alamgir mengatakan tidak ada ruang untuk “melakukan pemilihan yang adil di bawah pemerintahan ini”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Rakyat Kuba Sudah Marah...
Rakyat Kuba Sudah Marah karena Krisis Energi! Kantor Partai Komunis Dijarah
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir
Rekomendasi
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved