Bos Intelijen Militer Kyiv: Pasukan Ukraina Segera Serbu Crimea

Minggu, 30 Juli 2023 - 01:22 WIB
loading...
Bos Intelijen Militer...
Pasukan Ukraina diklaim akan segera menyerbu Crimea dan merebut kembali semenajung tersebut dari Rusia. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Kepala Intelijen Militer Ukraina Krylo Budanov mengatakan pasukan Kyiv segera menyerbu Crimea, yang menurutnya telah direbut Rusia sejak 2014.

Dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Ukraina; TSN, Krylo Budanov mengatakan; "Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) akan segera memasuki Crimea", tanpa menentukan jangka waktu atau rincian lainnya.

Awal bulan ini, Jembatan Crimea atau Jembatan Kerch yang menghubungkan Crimea dengan wilayah Krasnodar Rusia dilanda ledakan, di tengah laporan bahwa dinas keamanan domestik Kyiv dan Angkatan Laut Ukraina bertanggung jawab.

Bacaa Juga: Kata Zelensky, Crimea Target Sah Militer Ukraina

Minggu ini Kepala Dinas Keamanan Ukraina Vasyl Malyuk membenarkan Kyiv berada di belakang ledakan Oktober lalu yang menargetkan Jembatan Crimea, jembatan terpanjang di Eropa yang dianggap Kyiv sebagai simbol pendudukan Rusia di Crimea.

Sementara merebut kembali semenanjung Crimea adalah salah satu tujuan perang yang diakui oleh Kyiv, Budanov sering membuat klaim optimistis tentang keuntungan Ukraina dan kerugian Rusia. Pada September 2022, dia mengatakan bahwa Ukraina akan kembali ke Crimea pada akhir musim semi 2023.

Budanov juga mengatakan dalam wawancara, yang dilaporkan oleh media Ukraina, Sabtu (29/7/2023), bahwa dia tidak khawatir tentang kehadiran tentara bayaran Wagner Group di Belarusia, tempat mereka diasingkan setelah pemberontakan terhadap militer Rusia pada 4 Juni.

Dia mengatakan bahwa tidak ada penambahan jumlah pasukan Rusia. "Meskipun mobilisasi memungkinkan mereka untuk terus-menerus mengisi kembali kerugian yang telah mereka derita," katanya.

Komentar Budanov muncul di tengah laporan kemajuan Ukraina di selatan negara itu menuju Crimea, khususnya di selatan Orikhiv di Oblast Zaporizhzhia barat.

Pejabat pertahanan Inggris mengatakan pada hari Sabtu bahwa pertempuran telah meningkat selama 48 jam terakhir di oblast tersebut dengan permusuhan terfokus di dekat desa Robotyne, dekat Orikhiv, melawan Angkatan Darat Gabungan ke-58 Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dalam sebuah video minggu ini bahwa militer Ukraina telah membebaskan desa Staromaiorske, 50 mil sebelah timur Orikhiv.

Analis militer Konrad Muzika, direktur Rochan Consulting, menulis dalam sebuah posting Substack pada hari Jumat bahwa sumbu Orikhiv adalah "prioritas" untuk pasukan Ukraina yang dikonfirmasi oleh pengerahan Korps ke-10.

"Akibat dari perubahan ini, orang Ukraina maju beberapa kilometer, tetapi keberlanjutan kemajuan menjadi perhatian besar," tulisnya.

Sementara itu, pensiunan jenderal Australia Mick Ryan menulis di Substack pada hari Jumat: "Masih ada jalan yang harus ditempuh sebelum pasukan darat Ukraina dapat melakukan terobosan operasional dan maju ke pantai selatan mereka."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved