Eropa Diserang Wabah Flu Burung, Dunia Akan Hadapi Pandemi Baru?
Sabtu, 29 Juli 2023 - 18:52 WIB
loading...
Eropa mengalami darurat flu burung yang berisiko memicu pandemi baru. Foto/Reuters
A
A
A
STOCKHOLM - Norwegia dan Finlandia menghadapi rekor wabah flu burung tahun ini yang telah membunuh ribuan burung camar dan spesies lainnya, membahayakan ternak dan membatasi perjalanan di beberapa daerah. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga memperingatkan ancaman pandemi baru tersebut.
Avian influenza, biasa disebut flu burung, telah beredar di seluruh Eropa dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan pemusnahan jutaan unggas pada bulan Mei dan Juni di peternakan Prancis saja dan mempengaruhi pasokan daging dan telur unggas.
Baca Juga: WHO Ungkap Kasus Kematian Kucing Pertama Akibat Virus H5N1
Pejabat di kota Kutub Utara Vadso, bagian dari daerah Finnmark Norwegia, mengatakan mereka telah mengumpulkan lebih dari 10.000 burung mati di daerah tersebut dan Otoritas Keamanan Pangan Norwegia pada hari Kamis memberlakukan larangan perjalanan yang mencakup tiga cagar alam.
"Wabah yang kita lihat di berbagai tempat di Finnmark tahun ini jauh lebih besar daripada yang kita lihat di masa lalu di Norwegia," kata Ole-Herman Tronerud, kepala petugas hewan di otoritas Keamanan Pangan Norwegia, dilansir Reuters.
Wabah virus H5N1 telah menyebar di antara unggas dan burung liar selama bertahun-tahun tetapi ada wabah sporadis yang dilaporkan secara global pada mamalia seperti kucing, cerpelai, dan berang-berang.
Baca Juga: Pertama di Dunia, Wanita Meninggal Akibat Flu Burung H3N8 di China
Avian influenza, biasa disebut flu burung, telah beredar di seluruh Eropa dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan pemusnahan jutaan unggas pada bulan Mei dan Juni di peternakan Prancis saja dan mempengaruhi pasokan daging dan telur unggas.
Baca Juga: WHO Ungkap Kasus Kematian Kucing Pertama Akibat Virus H5N1
Pejabat di kota Kutub Utara Vadso, bagian dari daerah Finnmark Norwegia, mengatakan mereka telah mengumpulkan lebih dari 10.000 burung mati di daerah tersebut dan Otoritas Keamanan Pangan Norwegia pada hari Kamis memberlakukan larangan perjalanan yang mencakup tiga cagar alam.
"Wabah yang kita lihat di berbagai tempat di Finnmark tahun ini jauh lebih besar daripada yang kita lihat di masa lalu di Norwegia," kata Ole-Herman Tronerud, kepala petugas hewan di otoritas Keamanan Pangan Norwegia, dilansir Reuters.
Wabah virus H5N1 telah menyebar di antara unggas dan burung liar selama bertahun-tahun tetapi ada wabah sporadis yang dilaporkan secara global pada mamalia seperti kucing, cerpelai, dan berang-berang.
Baca Juga: Pertama di Dunia, Wanita Meninggal Akibat Flu Burung H3N8 di China
Lihat Juga :