Perbandingan Kekuatan Militer Sekutu dan Blok Sentral Pada Perang Dunia I

Sabtu, 29 Juli 2023 - 18:15 WIB
loading...
Perbandingan Kekuatan...
Perang Dunia I memiliki dua kubu yakni sekutu dan sentral yang saling berperang. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Perang Dunia I merupakan sebuah konflik global yang berlangsung dari tahun 1914 hingga 1918. Perang tersebut melibatkan sebagian besar negara-negara Eropa yang terbagi menjadi dua blok aliansi, yakni Sekutu (atau Entente) dan Blok Sentral (atau Poros).

Perang Dunia I berakhir dengan gencatan senjata dan adanya perjanjian damai yang resmi ditandatangani pada 28 Juni 1919 di Versailles, Prancis. Diketahui, hasil peperangan tersebut dimenangkan oleh pihak Sekutu, yaitu Britania Raya, Prancis, Rusia dan beberapa negara lain di luar Eropa seperti Amerika dan negara kawasan Asia.

Pada perang tersebut, sekutu memang memiliki kekuatan yang lebih besar daripada Blok Sentral, baik dari segi jumlah personel, persenjataan darat, maupun udara. Jika dihitung, perbandingan militer antara Sekutu dan Blok Sentral sangatlah jauh berbeda.

Perbandingan Kekuatan Militer Sekutu dan Blok Sentral Pada Perang Dunia I

1. Jumlah Personel

Pada tahun 1914, jumlah tentara Sekutu mencapai sekitar 12 juta personil tentara. Jumlah tersebut masih berasal dari tiga negara sekutu utama, yaitu Rusia, Britania Raya dan Prancis.

Sementara Blok Sentral memiliki jumlah tentara yang lebih sedikit pada tahun itu, yakni 9 juta tentara saja. Jumlah tersebut kemudian berkurang lantaran Italia keluar dari aliansi itu pada tahun 1915.

Jumlah tentara Sekutu pun meningkat pada tahun 1918 menjadi sekitar 42 juta orang, termasuk 2 juta dari Amerika Serikat. Sedangkan Blok Sentral hanya sekitar 25 juta orang saja.

2. Kapal Perang

Di tahun 1914, jumlah kapal perang sekutu sudah unggul terlebih dahulu, yakni mencapai 775 unit. Sementara Blok Sentral hanya memiliki sekitar 331 unit saja.

Jumlah tersebut kembali berubah seiring perang akan berakhir. Jumlah kapal perang Sekutu menjadi 1.200 unit dan Blok Sentral menurun hingga 200 unit lantaran hancur ketika berlangsungnya perang.

3. Pesawat Tempur

Di awal peperangan berlangsung, Sekutu memiliki sekitar 200 unit pesawat tempur. Jumlah tersebut lebih banyak dari Blok Sentral yang hanya mempunyai 180 unit saja.

Seiring dengan dengan bertambahnya negara yang tergabung dalam aliansi, pada tahun 1918, Sekutu memiliki 200.000 unit pesawat tempur. Sedangkan Blok Sentral hanya sekitar 77.000 unit saja.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved