PM Swedia Khawatir Keamanan Memburuk jika Pembakaran Alquran Terus Berlanjut
Sabtu, 29 Juli 2023 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Dinas keamanan Swedia, SAPO, mempertahankan penilaian tingkat ancaman pada 3 dari skala 5, menandakan "ancaman yang meningkat" selama krisis, tetapi pimpinannya mengatakan telah terjadi reaksi keras terhadap kejadian baru-baru ini.
"Swedia telah berubah dari dilihat sebagai negara toleran menjadi negara anti-Islam," kata Charlotte von Essen kepada wartawan, Kamis.
Denmark dan Swedia mengatakan mereka menyesalkan pembakaran Alquran tetapi tidak dapat mencegahnya di bawah aturan yang melindungi kebebasan berbicara.
Swedia menuduh negara lain - seperti Rusia - memanipulasi krisis untuk merusak kepentingannya dan upayanya untuk bergabung dengan NATO.
"Di beberapa negara ada persepsi bahwa negara Swedia berada di belakang atau memaafkan ini. Kami tidak," kata Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom.
Baca Juga: Swedia Salahkan Rusia atas Kemarahan Umat Islam soal Pembakaran Al-Qur'an
"Ini adalah tindakan yang dilakukan oleh individu, tetapi mereka melakukannya dalam kerangka undang-undang kebebasan berbicara," katanya.
"Swedia telah berubah dari dilihat sebagai negara toleran menjadi negara anti-Islam," kata Charlotte von Essen kepada wartawan, Kamis.
Denmark dan Swedia mengatakan mereka menyesalkan pembakaran Alquran tetapi tidak dapat mencegahnya di bawah aturan yang melindungi kebebasan berbicara.
Swedia menuduh negara lain - seperti Rusia - memanipulasi krisis untuk merusak kepentingannya dan upayanya untuk bergabung dengan NATO.
"Di beberapa negara ada persepsi bahwa negara Swedia berada di belakang atau memaafkan ini. Kami tidak," kata Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom.
Baca Juga: Swedia Salahkan Rusia atas Kemarahan Umat Islam soal Pembakaran Al-Qur'an
"Ini adalah tindakan yang dilakukan oleh individu, tetapi mereka melakukannya dalam kerangka undang-undang kebebasan berbicara," katanya.
Lihat Juga :