10 Ledakan Nuklir Paling Dahsyat, Didominasi AS dan Rusia
Sabtu, 29 Juli 2023 - 21:35 WIB
loading...
A
A
A
Bom ini dikembangkan sebagai senjata penghancur bunker. Bom tersebut mulai digunakan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat pada tahun 1962. Awalnya, bom ini dimaksudkan untuk mengirimkan gelombang kejut melalui bumi ke perguruan tinggi target bawah tanahnya seperti Bunker.
Bom Nuklir B 53 sangat kuat sehingga melepaskan energi sekitar 9,5 MT. Pada tahun 1988, beberapa bom B53 ditingkatkan menjadi standar B53 Mod 1 untuk meningkatkan keamanan. Bom-bom ini dipensiunkan pada 1980-an. Ukuran B53 memiliki panjang 12 kaki 4 inci dan diameter 50 inci.
Baca Juga: Intelijen Militer AS Percaya Putin Telah Kerahkan Bom Nuklir ke Belarusia
Bom ini dulunya memiliki 2 varian utama. Varian pertama adalah senjata kotor yang menggunakan mekanisme Y1. Varian lainnya menggunakan fraksi fisi rendah dan disebut varian Y2 bersih.
Bom varian bersih menghasilkan energi hingga 6 megaton, sedangkan varian kotor menghasilkan energi hingga 19 megaton. Semua bom ini telah pensiun dari layanan antara Agustus 1961 dan Januari 1962.
Jika Anda ingin melihat bom Mark 36, Anda dapat mengunjungi Galeri Perang Dingin di Museum Nasional Angkatan Udara Amerika Serikat di Dayton, Ohio.
Bom tersebut dijatuhkan seminggu lebih awal dari "Bom Tsar". Diyakini bahwa Test 123 830 kali lebih kuat dari bom Hiroshima. Tes dilakukan di NZ Area C Sukhoy Nos, Novaya Zemlya.
Hasil energi bom ini sekitar 12,5 megaton. Sesuai informasi yang tersedia dalam artikel Journal Polar Geography yang diterbitkan pada tahun 1966, dulu ada populasi kecil yang tinggal di daerah tersebut sebelum pengujian dilakukan.
Kecelakaan juga dikaitkan dengan bom-bom ini. Pada tahun 1957, perangkat tersebut jatuh melalui pintu tempat bom yang tertutup dari pembom. Bahan peledak konvensional dari perangkat yang diledakkan oleh benturan.
Bom Nuklir B 53 sangat kuat sehingga melepaskan energi sekitar 9,5 MT. Pada tahun 1988, beberapa bom B53 ditingkatkan menjadi standar B53 Mod 1 untuk meningkatkan keamanan. Bom-bom ini dipensiunkan pada 1980-an. Ukuran B53 memiliki panjang 12 kaki 4 inci dan diameter 50 inci.
Baca Juga: Intelijen Militer AS Percaya Putin Telah Kerahkan Bom Nuklir ke Belarusia
4. MK – 36 Bom Nuklir
Dikembangkan pada 1950-an, Mark 36 adalah bom nuklir berat yang menggunakan sistem sekunder fusi multi-tahap. Itu dirancang untuk menghasilkan energi hingga 19 MT. Sebenarnya bom ini merupakan versi upgrade dari bom nuklir Mark 21.Bom ini dulunya memiliki 2 varian utama. Varian pertama adalah senjata kotor yang menggunakan mekanisme Y1. Varian lainnya menggunakan fraksi fisi rendah dan disebut varian Y2 bersih.
Bom varian bersih menghasilkan energi hingga 6 megaton, sedangkan varian kotor menghasilkan energi hingga 19 megaton. Semua bom ini telah pensiun dari layanan antara Agustus 1961 dan Januari 1962.
Jika Anda ingin melihat bom Mark 36, Anda dapat mengunjungi Galeri Perang Dingin di Museum Nasional Angkatan Udara Amerika Serikat di Dayton, Ohio.
5. Test 123 (Joe 106)
Test 123 adalah nama kode yang diberikan untuk uji coba bom nuklir oleh Uni Soviet pada 23 Oktober 1961.Bom tersebut dijatuhkan seminggu lebih awal dari "Bom Tsar". Diyakini bahwa Test 123 830 kali lebih kuat dari bom Hiroshima. Tes dilakukan di NZ Area C Sukhoy Nos, Novaya Zemlya.
Hasil energi bom ini sekitar 12,5 megaton. Sesuai informasi yang tersedia dalam artikel Journal Polar Geography yang diterbitkan pada tahun 1966, dulu ada populasi kecil yang tinggal di daerah tersebut sebelum pengujian dilakukan.
6. Bom Nuklir MK – 24 atau B 24
Mark 24 adalah tes bom termonuklir Amerika ketiga. Berbicara tentang ukurannya, kita dapat mengatakan bahwa bom ini sangat besar. Panjang bom ini sekitar 296 dan beratnya sekitar 42.000 pound. Untuk memperlambat penurunannya, bom tersebut menyertakan parasut berdiameter 64 kaki. Hasil energi bom B24 sekitar 15 megaton. Anda bisa melihat bentuk bom Mark 24 yang masih dipajang di Castle Air Museum di Atwater, CA.7. MK – Bom Nuklir 17
Dapat dikatakan bahwa Mark 17 adalah bom hidrogen produksi massal pertama yang dikembangkan oleh Amerika Serikat. Kekuatan bom itu cukup untuk menghasilkan energi hingga 15 megaton.Kecelakaan juga dikaitkan dengan bom-bom ini. Pada tahun 1957, perangkat tersebut jatuh melalui pintu tempat bom yang tertutup dari pembom. Bahan peledak konvensional dari perangkat yang diledakkan oleh benturan.
Lihat Juga :