PM Hongaria Viktor Orban: Uang Barat Menjaga Ukraina Tetap Hidup

Sabtu, 29 Juli 2023 - 06:01 WIB
loading...
PM Hongaria Viktor Orban:...
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban. Foto/REUTERS
A A A
BUDAPEST - Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menyatakan Ukraina bukan negara yang sepenuhnya berdaulat, karena bergantung pada sumbangan Barat untuk mendanai pengeluaran pemerintah.

Dia yakin, AS yang menentukan apakah bantuan itu akan berlanjut. “Orang Amerika dapat menarik banyak uang dengan segala macam manipulasi keuangan, tetapi euro adalah cerita yang berbeda, itu tidak cocok untuk itu,” ujar Orban pada Jumat, dalam wawancara dengan radio negara bagian Kossuth.

Meskipun benar bahwa Ukraina paling menderita akibat permusuhan, perdana menteri menambahkan, ketergantungan negara berarti konflik tidak dapat disebut Ukraina.

Menurut dia, negara yang tidak dapat membayar biayanya menyerahkan kedaulatan kepada donor.

“Ukraina sudah kehabisan kekuatan. Satu-satunya hal yang membuat Ukraina tetap hidup adalah uang Barat,” papar PM.

Baca juga: Spesifikasi Helikopter Ka-52 Alligator Rusia yang Ditakuti Ukraina dan NATO
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
Rusia: Ukraina Jadi...
Rusia: Ukraina Jadi Tambang Emas bagi Produsen Senjata Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved