Kebakaran Hutan Dahsyat Paksa Ribuan Wisatawan Tinggalkan Hotel
Minggu, 23 Juli 2023 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
"Ada anak-anak, ini tengah hari, kita hanya terjebak di sini tanpa bantuan, menjijikkan," imbuhnya.
Katie Piercefield-Holmes, yang tiba di pulau itu pada Kamis, menggambarkan situasinya "kacau".
"Hari ini normal sampai sekitar jam makan siang ketika langit berubah menjadi jingga. Rasanya seperti matahari terbenam di tengah hari," katanya kepada BBC.
"Ratusan orang turun ke pantai meminta air, handuk basah, tapi kami disuruh tetap di sana," ia menambahkan.
Dia mengatakan petugas pemadam kebakaran memberi tahunya bahwa dia aman di hotelnya, meskipun ada tamu lain yang dievakuasi.
Simon Wheatley mengatakan abu mulai berjatuhan ke atas pizzanya ketika dia sedang makan.
"Pihak hotel mengatakan ini normal dan tidak perlu khawatir karena mereka sudah menghubungi pihak berwenang mengenai situasi ini," katanya kepada BBC.
Beberapa saat kemudian hotelnya kemudian dievakuasi.
"Kami melihat bar pantai tempat kami berada sehari sebelumnya telah terbakar habis. Asapnya sangat buruk. Kami harus meninggalkan dua tas koper," ucapnya.
Perusahaan perjalanan TUI mengatakan sejumlah kecil hotelnya telah terpengaruh dan merelokasi pelanggan ke akomodasi alternatif sebagai tindakan pencegahan.
Baca Juga: Gelombang Panas Panggang Eropa, Suhu di Italia Capai 46 Derajat
Perusahaan perjalanan lain,Jet2, juga mengatakan mengetahui situasi di Rhodes dan meminta pelanggan untuk mengikuti panduan lokal.
Wakil Wali Kota Rhodes Konstantinos Taraslias mengatakan perubahan angin pada Sabtu pagi membantu api membesar dan mencapai daerah wisata.
Katie Piercefield-Holmes, yang tiba di pulau itu pada Kamis, menggambarkan situasinya "kacau".
"Hari ini normal sampai sekitar jam makan siang ketika langit berubah menjadi jingga. Rasanya seperti matahari terbenam di tengah hari," katanya kepada BBC.
"Ratusan orang turun ke pantai meminta air, handuk basah, tapi kami disuruh tetap di sana," ia menambahkan.
Dia mengatakan petugas pemadam kebakaran memberi tahunya bahwa dia aman di hotelnya, meskipun ada tamu lain yang dievakuasi.
Simon Wheatley mengatakan abu mulai berjatuhan ke atas pizzanya ketika dia sedang makan.
"Pihak hotel mengatakan ini normal dan tidak perlu khawatir karena mereka sudah menghubungi pihak berwenang mengenai situasi ini," katanya kepada BBC.
Beberapa saat kemudian hotelnya kemudian dievakuasi.
"Kami melihat bar pantai tempat kami berada sehari sebelumnya telah terbakar habis. Asapnya sangat buruk. Kami harus meninggalkan dua tas koper," ucapnya.
Perusahaan perjalanan TUI mengatakan sejumlah kecil hotelnya telah terpengaruh dan merelokasi pelanggan ke akomodasi alternatif sebagai tindakan pencegahan.
Baca Juga: Gelombang Panas Panggang Eropa, Suhu di Italia Capai 46 Derajat
Perusahaan perjalanan lain,Jet2, juga mengatakan mengetahui situasi di Rhodes dan meminta pelanggan untuk mengikuti panduan lokal.
Wakil Wali Kota Rhodes Konstantinos Taraslias mengatakan perubahan angin pada Sabtu pagi membantu api membesar dan mencapai daerah wisata.
Lihat Juga :