AS Fokus Selamatkan Travis King dari Cengkeraman Kim Jong Un

Sabtu, 22 Juli 2023 - 14:22 WIB
loading...
AS Fokus Selamatkan...
Tentara AS Traving King (mengenakan kaos hitam dan peci hitam) terlihat di gambar saat turn di perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara. Foto/Reuters
A A A
SEOUL - Tidak pernah mudah bagi Amerika Serikat (AS) untuk memulangkan warganya dari Korea Utara , salah satu negara paling terisolasi di dunia. Tugas itu mungkin lebih sulit dalam kasus Prajurit Travis King, dengan komunikasi antar negara sekarang hampir tidak ada.

King, seorang prajurit Angkatan Darat AS yang aktif bertugas di Korea Selatan, berlari ke Korea Utara saat melakukan tur sipil di Zona Demiliterisasi di perbatasan antara kedua Korea.

Baca Juga: 12 Fakta dan Alasan Travis King, Tentara AS yang Masuk ke Perbatasan Korea Utara

"Washington sepenuhnya dimobilisasi untuk mencoba menghubungi Pyongyang tentang dia," kata Sekretaris Angkatan Darat AS Christine Wormuth , tetapi Korea Utara belum menanggapi.

Sejak Presiden AS Joe Biden menjabat pada tahun 2021, kontak terbatas antara Washington dan Pyongyang telah berhenti karena upaya administrasi Trump untuk bernegosiasi mengenai program senjata nuklir Korea Utara gagal dan Korea Utara menutup perbatasannya sebagai tanggapan terhadap COVID-19.

Ini situasi yang berbeda dari yang dihadapi kebanyakan negosiator sebelumnya.

"Korea Utara tidak menunjukkan minat untuk berdialog dengan kami saat ini," kata Thomas Hubbard, pensiunan duta besar AS yang melakukan perjalanan ke Pyongyang pada 1994 untuk membawa kembali Bobby Hall, anggota terakhir militer AS yang ditahan di Korea Utara.

Saat itu, pejabat AS baru saja menyelesaikan perjanjian nuklir awal dengan ayah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Il.

"Kami berada di waktu yang sangat berbeda," kata Hubbard. "Orang Korea Utara melihat mereka memiliki kepentingan dalam hubungan dengan Amerika Serikat."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved