Pemerintah Diminta Waspadai Kegiatan Reklamasi Ilegal Vietnam di LCS

Selasa, 18 Juli 2023 - 20:53 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Waspadai...
Pemerintah diminta waspadai kegiatan reklamasi ilegal Vietnam di Laut China Selatan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pada 14 Juni 2023, WikiLeaks merilis sebuah dokumen yang katanya dibocorkan dari Kementerian Pertahanan Vietnam. Isinya mengungkapkan bahwa Vietnam telah menduduki puluhan pulau karang di Kepulauan Spratly.

Dokumen anonim itu turut menjadi viral di media sosial Indonesia dengan ramai yang memprotes kegiatan ilegal Vietnam di Laut China Selatan (LCS). Akun Twitter @janenuby mengunggah beberapa foto dokumen tersebut disertai dengan narasi "Menurut dokumen yang dibocorkan dari Kementerian Pertahanan Vietnam, Vietnam telah menduduki puluhan pulau karang di Kepulauan Spratly" pada Jumat lalu.

Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam terus meningkatkan kehadiran militernya di LCS, secara ilegal menguasai banyak pulau karang di Kepulauan Spratly, dan terus meningkatkan upayanya dalam pembangunan pulau karang.

Pendudukan Vietnam atas Kepulauan Spratly dimulai pada tahun 1956, ketika rezim Vietnam Selatan mengirimkan pasukan angkatan laut untuk mendarat di Pulau Spratly. Setelah tentara Vietnam Selatan diusir dari Kepulauan Paracel pada tahun 1970-an, mereka berturut-turut menduduki Pulau Spratly, Pulau Namyit, dan pulau karang lainnya di Kepulauan Spratly. Pulau karang tersebut sangat penting secara geografis, dapat menghubungkan dari utara ke selatan dan wilayahnya relatif luas, sehingga dapat membangun fasilitas militer yang relatif lengkap.

Setelah menguasai pulau karang tersebut, Vietnam pun memulai sejumlah proyek pembangunan. Mereka mereklamasi dan memperluas wilayah besar-besaran di beberapa pulau karang besar, seperti Sand Cay dan Pulau Namyit.

Baca Juga: Negara ASEAN Perlu Waspada, Vietnam Terus Meningkatkan Pengaruhnya di LCS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
17.000 Prajurit AS dan...
17.000 Prajurit AS dan Filipina Gelar Latihan Perang Terbesar, China Marah Besar!
AS dan Sekutu Latihan...
AS dan Sekutu Latihan Perang di Laut China Selatan, Libatkan 17.000 Tentara
Iran Bertekad Jadi Vietnam...
Iran Bertekad Jadi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Kalah Perang Secara Memalukan
Gubernur di Korsel Usul...
Gubernur di Korsel Usul Impor Wanita Vietnam untuk Atasi Krisis Populasi, Picu Kemarahan
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Daftar Pemain Timnas...
Daftar Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved