Tutup Ruang bagi LGBT, Rusia Larang Ganti Kelamin dan Terapi Hormon

Sabtu, 15 Juli 2023 - 18:00 WIB
loading...
A A A
Sejak awal serangannya di Ukraina, Rusia telah mengadopsi serangkaian tindakan konservatif, terutama terhadap komunitas LGBTQ, yang bertujuan untuk menekan perilaku yang dianggap menyimpang dan dipengaruhi Barat oleh otoritas.

Kelompok advokasi LGBTQ paling menonjol di negara itu telah dipaksa untuk menutup atau mencap "agen asing", sebuah status dengan nuansa era Soviet yang menumpuk tekanan administratif yang tidak semestinya pada organisasi tersebut.

Dinas keamanan FSB Rusia mengumumkan awal pekan ini telah menangkap seorang aktivis hak transgender yang dituduh melakukan "pengkhianatan tingkat tinggi" karena mendukung militer Ukraina.

Dan November lalu, anggota parlemen Rusia menyetujui RUU yang melarang semua bentuk "propaganda" LGBTQ, sebuah langkah dengan konsekuensi luas untuk penerbitan buku dan distribusi film.

Teater Bolshoi Rusia secara permanen menghentikan pertunjukan balet tentang legenda tari Rudolf Nureyev karena aturan tersebut dan penerbit mengatakan hal itu dapat mengakibatkan pelarangan beberapa karya klasik Rusia seperti "Lolita" karya Vladimir Nabokov.

Rusia di bawah pemerintahan Putin selama puluhan tahun telah melihat hubungan yang semakin dalam antara Kremlin dan Gereja Ortodoks, yang telah mempromosikan nilai-nilai sosial garis keras dan memperingatkan terhadap pengaruh masyarakat Barat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved