Mengejutkan, China Kalahkan AS dalam Persaingan Membangun Kapal Perang

Kamis, 13 Juli 2023 - 11:28 WIB
loading...
A A A
Kapasitas pembuatan kapal yang berbasis di AS mengalami penurunan bahkan sebelum akhir Perang Dingin, tetapi terus menyusut bahkan lebih setelah itu. Ini berada pada titik yang sangat rendah, secara keseluruhan, sekarang.

Slide itu juga menyertakan catatan tentang persentase produksi kapal Angkatan Laut untuk setiap negara, dan ini diperkirakan lebih dari 70 persen di China.

Pada tahun 2020, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) China memiliki 355 kapal perang dan Angkatan Laut AS memiliki 296 unit.

Pada tahun 2035, kesenjangan mereka diperkirakan semakin melebar secara substansial, di mana jumlah kapal perang China dipekirakan mencapai 475 unit, sedangkan jumlah kapal perang AS antara 305 hingga 317 unit.

Penting untuk dicatat bahwa slide dari intelijen Angkatan Laut AS itu menyajikan perkiraan dan proyeksi, dan mengukur kapasitas pembuatan kapal pada umumnya adalah urusan yang kompleks dan beragam. Misalnya, tidak jelas bagaimana persentase Angkatan Laut dari total pendapatan pembuatan kapal dihitung.

Angkatan Laut AS sendiri telah mengakui bahwa slide ONI tidak mencerminkan kumpulan data yang pasti dan, setidaknya sebagian, merupakan dokumen hidup.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved