Makin Mandul, Wagner Serahkan 2.000 Peralatan Tempur ke Kremlin
Kamis, 13 Juli 2023 - 05:18 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin Wagner, Evgeny Prigozhin, akhirnya terjerat dalam konflik publik dengan Kementerian Pertahanan, berulang kali menuduhnya menahan pasokan dari kelompok tersebut. Konflik tersebut tampaknya diperburuk oleh upaya berkelanjutan untuk memasukkan kelompok sukarelawan lepas, yang aktif di bekas Donbass Ukraina selama bertahun-tahun, ke dalam struktur militer Rusia.
Baca Juga: Miliarder dan Pejabat Rusia Tak Bisa Liburan Musim Panas ke Eropa
Itu memuncak dalam pemberontakan berumur pendek yang dilakukan oleh kelompok tersebut pada akhir Juni. Prigozhin menuduh Kemhan Rusia melancarkan serangan mematikan di kamp Wagner, bersumpah akan melakukan pembalasan, dan dalam beberapa jam merebut beberapa instalasi militer di kota Rostov-on-Don, Rusia selatan, sementara beberapa pasukan berbaris di Moskow.
Pemimpin kelompok itu akhirnya mundur keesokan harinya, dengan mediasi Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Berdasarkan kesepakatan itu, Moskow setuju untuk membatalkan kasus pidana terhadap kepala suku Wagner, dengan Prigozhin sendiri setuju untuk pindah ke Belarusia.
Baca Juga: Miliarder dan Pejabat Rusia Tak Bisa Liburan Musim Panas ke Eropa
Itu memuncak dalam pemberontakan berumur pendek yang dilakukan oleh kelompok tersebut pada akhir Juni. Prigozhin menuduh Kemhan Rusia melancarkan serangan mematikan di kamp Wagner, bersumpah akan melakukan pembalasan, dan dalam beberapa jam merebut beberapa instalasi militer di kota Rostov-on-Don, Rusia selatan, sementara beberapa pasukan berbaris di Moskow.
Pemimpin kelompok itu akhirnya mundur keesokan harinya, dengan mediasi Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Berdasarkan kesepakatan itu, Moskow setuju untuk membatalkan kasus pidana terhadap kepala suku Wagner, dengan Prigozhin sendiri setuju untuk pindah ke Belarusia.
(ahm)
Lihat Juga :