AS dan Inggris Tolak Kecam Pembakaran Al-Qur'an dalam Sesi Dewan HAM PBB

Rabu, 12 Juli 2023 - 16:37 WIB
loading...
AS dan Inggris Tolak...
AS, Inggris dan beberapa negara Uni Eropa menolak mengecam pembakaran Al-Quran dalam sesi debat Dewan HAM PBB. Foto/The Expressen
A A A
JENEWA - Amerika Serikat (AS), Inggris, dan beberapa negara anggota Uni Eropa (UE) menolak mengecam pembakaran Al-Qur'an selama sesi debat Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB di Jenewa pada hari Selasa.

Sesi itu digelar atas meningkatnya serangan terhadap kitab suci umat Islam.

Perdebatan itu digelar setelah Pakistan mengajukan permintaan resmi pada Senin malam atas nama negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), termasuk yang tergabung dalam Dewan HAM PBB.

OKI meminta negara-negara PBB untuk mengecam serangan yang menargetkan Al-Quran, menggambarkannyasebagai "tindakan kebencian agama".

Baca Juga: Diancam Dihabisi, Salwan Momika Nekat Akan Bakar Al-Qur'an Lagi di Swedia

Beberapa negara anggota UE serta AS dan Inggris mengumumkan bahwa mereka akan memberikan suara menentang rancangan resolusi tentang kebencian agama setelah pembakaran Al-Qur'an di Swedia dan Jerman.

Setelah pidato oleh beberapa negara, Dewan HAM PBB memutuskan untuk bertemu lagi pada hari Rabu dan memberikan suara pada resolusi kecaman dari OKI.

Berbicara pada sesi yang tentang tindakan kebencian agama di Dewan HAM PBB melalui pesan video, Wakil Menteri Luar Negeri Turkye Yasin Ekrem Serim mengatakan: "Kami sangat mengutuk pembakaran Al-Qur'an di depan umum baru-baru ini, yang merupakan manifestasi jelas dari pertumbuhan kebencian agama."

Dia menekankan bahwa segala bentuk penghinaan terhadap kitab suci mana pun bertentangan dengan prinsip toleransi, perdamaian sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

“Kebebasan berekspresi adalah landasan masyarakat, tetapi tidak dapat disalahgunakan untuk menyebarkan kebencian. Tidak dapat diterima untuk mengizinkan tindakan ini atas dasar kebebasan berekspresi. Kami meminta semua otoritas untuk mengambil tindakan yang diperlukan terhadap pelaku tindakan ini dan untuk mencegah terulangnya kejadian seperti itu,” paparnya, seperti dikutip Anadolu Agency, Rabu (12/7/2023).

Bulan lalu, pria imigran Irak yang diidentifikasi sebagai Salwan Momika membakar salinan Al-Qur'an di bawah perlindungan polisi di depan masjid Stockholm di Swedia.

Tindakan provokatifnya bertepatan dengan Iduladha, salah satu hari besar agama Islam yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia.

Ini menimbulkan kecaman luas dari seluruh dunia Islam, termasuk Indonesia, Türkiye, Yordania, Palestina, Arab Saudi, Maroko, Irak, Iran, Pakistan, Senegal dan Mauritania.

12 Negara yang Menolak Mengecam Pembakaran Al-Qur'an sebagai Kebencian Agama

AS dan Inggris Tolak Kecam Pembakaran Al-Qur'an dalam Sesi Dewan HAM PBB


1. Belgia

2. Kosta Rika

3. Ceko

4. Finlandia

5. Prancis

6. Jerman

7. Lithuania

8. Luksemburg

9. Montenegro

10. Rumania

11. Inggris

12. Amerika Serikat

(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved