5 Kelompok Tentara Bayaran AS, Ada yang Bantai 17 Warga Irak tapi Diampuni

Rabu, 12 Juli 2023 - 14:25 WIB
loading...
A A A
Dengan berakhirnya perang di Irak pada tahun 2003, Unity mengembangkan bisnis dari konsultasi kecil hingga memenangkan dan
mengelola sejumlah kontrak besar secara mandiri dengan perusahaan multinasional dan lembaga pemerintah yang terus dilayani oleh Unity.

Perusahaan ini sebagian besar dikelola oleh warga negara Australia. Namun, pada 2010, sebagian besar tugas jaga di Kedutaan Australia di Baghdad dilakukan oleh veteran militer Chile.

Unity adalah anggota Asosiasi Operasi Stabilitas Internasional, dan pernah menjadi anggota Asosiasi Perusahaan Keamanan Swasta Irak sebelum organisasi tersebut dibubarkan pada tahun 2011.

Pada Mei 2020 perusahaan ini mengajukan status berbadan hukum dengan nama Unity Resources Group.

Unity diketahui beroperasi di banyak negara, namun yang mendapat perhatian khusus adalah operasinya di Irak, Kenya, dan Pakistan.


5. Vinnell Corporation


PMC ini berbasis di Herndon, Virginia. Mereka berspesialisasi dalam pelatihan militer, logistik, dan dukungan dalam bentuk pemeliharaan sistem senjata dan konsultasi manajemen.

Vinnell Corporation sebenarnya adalah anak perusahaan dari Northrop Grumman Corporation.

Mereka juga merupakan pihak dari perusahaan patungan lainnya; Vinnell-Brown & Root (VBR).

Vinnell Corporation disebutkan dalam Fahrenheit 9/11 atas hubungannya dengan Carlyle Group, George W Bush, dan keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Mereka melakukan pelatihan sebagian Garda Nasional Arab Saudi sebagai perusahaan milik gabungan Saudi/Amerika bernama Vinnell Arabia sejak tahun 1970-an.

Vinnell Arabia dibom pada 12 Mei 2003 oleh teroris Arab Saudi. Delapan orang Amerika dan dua orang Filipina tewas. Pegawai lain
dibuntuti dari rumah sakit militer ke rumahnya di Riyadh dan dibunuh di jalan.

Vinnell Corporation diberi kontrak awal untuk membentuk kembali Angkatan Darat Irak Baru pada tahun 2003 oleh Departemen Pertahanan AS.

Kontrak itu untuk sembilan batalion, dengan opsi untuk memperpanjang pelatihan menjadi 27 batalion.

Namun, sebagian besar pelatihan sebenarnya disubkontrakkan ke Military Professional Resources Inc, Science Applications
International Corporation, dan perusahaan kecil termasuk Eagle Group International, Omega Training Grup, dan Worldwide Language Resources.

Selain di Arab Saudi, Vinell Corporation pernah beroperasi di Turkiye dan Irak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
5 Negara yang Memilih...
5 Negara yang Memilih Jalur Negosiasi Tarif dengan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved