Eks Dokter Tim Senam AS Pelaku Pelecehan Seksual Ditikam di Penjara

Selasa, 11 Juli 2023 - 00:45 WIB
loading...
Eks Dokter Tim Senam...
Eks dokter tim senam AS pelaku pelecehan seksual, Larry Nassar, ditikam di penjara. Foto/NBC News
A A A
WASHINGTON - Mantan dokter tim senam Amerika Serikat (AS) yang dipenjara karena melakukan pelecehan seksual, Larry Nassar, ditikam beberapa kali di penjara Florida. Hal itu diungkapkan sejumlah sumber kepada CBS News. Sumber mengatakan dia sedang dalam pemulihan di rumah sakit setelah serangan itu.

Menurut Associated Press (AP), yang pertama kali melaporkan serangan itu, sumber mengatakan serangan itu terjadi selama keributan dengan napi lain di penjara di Lembaga Pemasyarakatan Amerika Serikat Coleman di Florida. Salah satu sumber mengatakan kepada AP bahwa Nassar ditikam di punggung dan di dada.

Sumber-sumber tersebut tidak berwenang untuk secara terbuka membahas rincian serangan atau penyelidikan yang sedang berlangsung dan berbicara dengan syarat anonimitas.

Dalam sebuah pernyataan kepada CBS News, Biro Penjara menolak untuk mengonfirmasi bahwa Nassar telah ditikam, dengan alasan privasi dan keamanan. Namun, biro tersebut mengonfirmasi bahwa pada Minggu sore seorang narapidana diserang di Lembaga Pemasyarakatan Amerika Serikat (USP) Coleman II, di Sumterville, Florida.

Staf kemudian merespons dan segera melakukan tindakan penyelamatan. Staf meminta Layanan Medis Darurat (EMS) dan upaya penyelamatan jiwa dilanjutkan. Narapidana itu dibawa oleh EMS ke rumah sakit setempat untuk perawatan dan evaluasi lebih lanjut.

Baca Juga: Jet Pribadi Jatuh di Los Angeles, 6 Orang Tewas

"Tidak ada staf atau narapidana lain yang terluka dan masyarakat tidak pernah berada dalam bahaya," kata biro itu seperti dikutip dari CBS News, Selasa (11/7/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved