Alami Kecelakaan Kerja, Pria Ini Cegukan Selama 68 Tahun

Jum'at, 07 Juli 2023 - 23:17 WIB
loading...
Alami Kecelakaan Kerja,...
Charles Osborne cegukan selama 68 tahun setelah mengalami kecelakaan kerja. Foto/New York Post
A A A
WASHINGTON - Jika mengira cegukan selama satu jam membuat frustasi, maka apa yang dialami pria ini akan membuat anda menggelengkan kepala. Bagaimana tidak, ia mengalami cegukan selama 68 tahun dan mencetak rekor dunia Guinness World Record.

"Saya tidak tahu bagaimana rasanya tidak memilikinya," kata Charles Osborne kepada Associated Press pada tahun 1978 saat membahas serangan cegukannya yang tak henti-hentinya.

"Aku merasa sangat sakit saat menyentak sepanjang waktu," aku pria asal Iowa itu seperti dikutip dari New York Post, Jumat (7/7/2023).

Majalah People melaporkan, Osborne mengalami 20 cegukan per menit dengan total 430 juta selama hidupnya.

Terlepas dari kondisinya yang melemahkan, peternak babi yang tak kenal lelah itu tetap positif dan suka bersenang-senang, menurut sobatnya Kevern Koskovich, yang kini berusia 73 tahun. Dia mengatakan pria berkarakter itu sering menyapa orang dengan "Apa yang terjadi?"

Lahir pada tahun 1883, Osborne mengatakan penyakit seumur hidupnya dimulai pada tahun 1922 ketika dia mengalami kecelakaan saat bekerja di sebuah peternakan dekat Union, Nebraska.

“Saya sedang menggantung babi seberat 350 pon untuk disembelih,” kenang Osborne pada majalah People tahun 1982.

Baca Juga: Hampir 5 Dekade Jadi Misteri, Jasad Wanita Ini Berhasil Diidentifikasi

“Saya mengambilnya dan kemudian jatuh,” ungkapnya.

Dia awalnya tidak terlalu memikirkan kejadian itu sampai dia mulai cegukan tanpa henti.

Untuk yang belum tahu, menurut Science Alert, cegukan diperkirakan berasal dari otak dan melibatkan kontraksi diafragma yang tidak disengaja dan penutupan glotis - pembukaan pita suara - yang menyebabkan suara "hik" yang dapat dikenali.

Majalah Smithsonian melaporkan serangan itu – yang dapat menyebabkan antara empat dan 60 cegukan per menit – dapat dipicu oleh banyak hal, termasuk minum atau makan terlalu banyak, terlalu bersemangat atau menelan udara saat mengunyah permen karet.

Cegukan umumnya terjadi hanya beberapa menit dan dianggap lebih sebagai iritasi daripada penyebab kekhawatiran (walaupun bisa menjadi tanda peringatan kondisi yang lebih serius).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved