Abaikan Masalah Kemanusiaan, AS Akan Kirim Bom Cluster ke Ukraina

Jum'at, 07 Juli 2023 - 15:52 WIB
loading...
Abaikan Masalah Kemanusiaan,...
Abaikan masalah kemanusiaan, AS dilaporkan akan kirim bom cluster ke Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Sejumlah media melaporkan Amerika Serikat (AS) telah memutuskan untuk mengirim amunisi tandan atau bom cluster ke Ukraina . AS mengesampingkan kekhawatiran tentang penyebaran senjata yang dilarang oleh lebih dari 100 negara.

"Sebuah paket senjata termasuk munisi tandan yang ditembakkan dari meriam Howitzer 155 milimeter diperkirakan akan diumumkan paling cepat pada hari Jumat," kata tiga pejabat AS kepada kantor berita Reuters tanpa menyebut nama seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (7/7/2023).

The New York Times, mengutip orang-orang yang akrab dengan diskusi tersebut yang meminta disembunyikan identitasnya, melaporkan bahwa beberapa pembantu utama Presiden AS Joe Biden, termasuk Menteri Luar Negeri Antony Blinken, telah merekomendasikan AS mengirim senjata pada pertemuan pejabat tinggi keamanan nasional minggu lalu, terlepas dari apa yang mereka gambarkan sebagai reservasi mendalam mereka sendiri.

Bom cluster melepaskan sejumlah besar bom yang lebih kecil di area yang luas yang menimbulkan ancaman besar bagi warga sipil selama dan setelah perang untuk jangka waktu yang lama karena beberapa bom akan gagal meledak.

Lebih dari 120 negara telah menandatangani Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Munisi Tanda 2008 untuk melarang penggunaannya termasuk beberapa negara Ukraina dan sekutu utama AS seperti Prancis serta Inggris.

Baca Juga: Minggu Ini, AS Putuskan Nasib Pengiriman Bom Terlarang ke Ukraina

Ukraina, Rusia, dan AS belum menandatangani perjanjian itu meskipun undang-undang tahun 2009 melarang AS mengekspor munisi tandan dengan tingkat kegagalan bom di atas 1 persen, yang mencakup hampir seluruh persediaan militer AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved