China Peringatkan Jepang dan Korsel: Jangan Mencoba Menjadi Seperti Orang Barat

Kamis, 06 Juli 2023 - 08:05 WIB
loading...
China Peringatkan Jepang...
Kepala Kebijakan Luar Negeri Partai Komunis China Wang Yi. Foto/REUTERS
A A A
QINGDAO - Kepala Kebijakan Luar Negeri Partai Komunis China Wang Yi meminta orang-orang Asia Timur tidak meniru orang Barat.

Seruan itu diungkapkan sambil mengajukan kasus untuk integrasi regional yang lebih baik pada forum tiga arah dengan Jepang dan Korea Selatan (Korsel).

“Ketika orang China, Jepang, atau Korea bepergian ke AS, orang Amerika bahkan tidak dapat membedakan kita,” klaim Wang Yi. “Jika kita pergi ke Eropa, situasinya pasti akan sama.”

Wang berargumen, “Orang-orang dari Timur Jauh tidak bisa menjadi orang Eropa atau Amerika, bahkan jika kita mewarnai rambut kita menjadi putih atau menjalani operasi untuk meluruskan hidung kita.”

Pernyataan itu terungkap dalam video dari acara tersebut, yang dibagikan oleh media China. “Kita harus tahu akar kita,” tegas dia.

Pembuat kebijakan senior mengatakan China harus menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Jepang dan Korea Selatan yang keduanya memiliki pemerintah pro-Barat.

Baca juga: Eks Presiden Rusia Medvedev Ungkap Cara Konflik Ukraina Berakhir dalam Hitungan Hari

Dia beralasan, “Ini tidak hanya akan memenuhi tujuan dan aspirasi bersama rakyat kita, tetapi juga bermanfaat bagi kawasan dan dunia secara umum.”

Pernyataan tersebut difilmkan selama diskusi panel di Forum Internasional untuk Kerjasama Trilateral tahunan, yang berlangsung pada Senin (3/7/2023) di Qingdao, di Provinsi Shandong China.

Beberapa media Barat, seperti CNN, melaporkan di video tersebut dan menuduh diplomat tersebut membuat "komentar rasialis".

Namun media Barat tidak menyebutkan bahwa pernyataan tersebut adalah kritik keras terhadap sikap Barat yang sudah terkenal dan upaya untuk memuaskan mereka.

Seorang cendekiawan memusatkan perhatian pada seruan nyata Wang untuk solidaritas etnis antara orang Asia Timur melawan Barat, dengan mengatakan, “Kekaisaran Jepang benar-benar bersandar pada hal itu saat ia berkembang, akhirnya mendeklarasikan 'Lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya', dengan penaklukan ditata sebagai pembebasan ras win-win.”

Kemunduran ke Perang Dunia II dan pembersihan etnis oleh Jepang di bagian Asia yang ditaklukkan, termasuk China dan Korea, diungkapkan oleh Joel Atkinson, profesor yang berspesialisasi dalam politik internasional Asia Timur Laut di Universitas Studi Asing Hankuk di Seoul.

Dia menyebut kekejaman itu adalah upaya "menggantikan pengaruh Barat dengan hegemoni Jepang yang baru."

Terlepas dari keluhan sejarah yang sudah berlangsung lama, Jepang dan Korea Selatan mempertahankan hubungan militer yang erat dalam peran mereka sebagai sekutu AS, yang memandang China sebagai saingan strategis.

Keduanya telah menampung pasukan Amerika Serikat di tanah mereka selama beberapa dekade.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved