5 Fakta Hizbullah, Kelompok Pejuang Lebanon yang Berdiri Menentang Israel dan Negara Barat
Rabu, 05 Juli 2023 - 21:47 WIB
loading...
A
A
A
Pada sepak terjangnya, Hizbullah terdaftar sebagai kelompok teroris oleh Amerika Serikat dan sejumlah negara lain. Mereka cukup sering dituduh melakukan berbagai serangan termasuk bom bunuh diri ke musuh-musuhnya.
Baca Juga: Hizbullah Tembak Jatuh Drone Israel yang Terobos Wilayah Udara Lebanon
Pada tugasnya, Nasrallah mengawasi para anggota dewan seperti majelis politik, majelis jihad, majelis parlemen, dan lainnya. Namanya bahkan pernah masuk daftar teroris global yang disematkan oleh AS.
Bahkan, ketika Israel telah menarik diri dari Lebanon, bentrokan antara pasukan Tel Aviv dan Hizbullah masih kerap terjadi. Berbeda dengan dulu, kali ini mereka sudah didukung persenjataan canggih seperti roket untuk menggempur Israel.
Terbaru, bahkan Hizbullah dikabarkan telah menambah jumlah sistem pertahanan udaranya. Hal ini dilakukan untuk membatasi ruang gerak Angkatan Udara Israel yang kerap beroperasi di langit Lebanon.
Baca Juga: Hizbullah Tembak Jatuh Drone Israel yang Terobos Wilayah Udara Lebanon
4. Tokoh Penting Hizbullah
Hassan Nasrallah menjadi salah satu tokoh penting dalam perkembangan Hizbullah. Dia mengambil posisi sekretaris jenderal pada 1992 setelah Israel membunuh salah satu pendiri dan pemimpinnya, yakni Abbas Al-Musawi.Pada tugasnya, Nasrallah mengawasi para anggota dewan seperti majelis politik, majelis jihad, majelis parlemen, dan lainnya. Namanya bahkan pernah masuk daftar teroris global yang disematkan oleh AS.
5. Israel Musuh Utama
Israel adalah musuh utama dari Hizbullah. Sejak invasi yang mereka lakukan ke Lebanon, Hizbullah selalu disalahkan atas serangan terhadap warga yahudi di luar negeri.Bahkan, ketika Israel telah menarik diri dari Lebanon, bentrokan antara pasukan Tel Aviv dan Hizbullah masih kerap terjadi. Berbeda dengan dulu, kali ini mereka sudah didukung persenjataan canggih seperti roket untuk menggempur Israel.
Terbaru, bahkan Hizbullah dikabarkan telah menambah jumlah sistem pertahanan udaranya. Hal ini dilakukan untuk membatasi ruang gerak Angkatan Udara Israel yang kerap beroperasi di langit Lebanon.
(ahm)
Lihat Juga :