Sulit Kalahkan Rusia di Ukraina, NATO Luncurkan 5 Strategi Baru

Selasa, 04 Juli 2023 - 02:27 WIB
loading...
A A A
“Ini semua tentang menahan kemampuan semacam itu dari utara,” kata pensiunan Mayor Jenderal AS Gordon B. Davis Jr. kepada Reuters.

3. Menambah Armada Perang

Sulit Kalahkan Rusia di Ukraina, NATO Luncurkan 5 Strategi Baru

Foto/Reuters

Selain membuka wilayahnya, Helsinki membeli aset yang tepat, terutama jet tempur, "untuk menambah nilai pertahanan timur laut dan, sejujurnya, dalam konflik yang membahayakan Rusia," kata Gordon B. Davis Jr.

Kontribusi Swedia, pada tahun 2028, akan mencakup kapal selam generasi baru di Laut Baltik yang menurut Fredrik Linden, Komandan Armada Kapal Selam Pertama Swedia, akan membuat perbedaan besar dalam melindungi infrastruktur dasar laut yang rentan dan menjaga akses – yang saat ini memusingkan keamanan utama, karena Penghancuran pipa gas Nord Stream September 2022 baca lebih lanjut.

“Dengan lima kapal selam kita bisa menutup Laut Baltik,” kata Linden kepada Reuters. "Kami akan menutupi bagian yang menarik dengan sensor kami dan dengan senjata kami."

Denmark yang beranggotakan NATO menghentikan armada kapal selamnya pada tahun 2004, sebagai bagian dari langkah untuk mengurangi kemampuan militernya setelah berakhirnya Perang Dingin, dan belum memutuskan investasi di masa depan. Norwegia juga memesan empat kapal selam baru, dengan pengiriman pertama pada tahun 2029.

“Tampak bagi saya bahwa kita harus mengejar ketinggalan, karena kita belum melakukannya dengan benar selama 25 tahun terakhir,” kata Sebastian Bruns, peneliti senior keamanan maritim di Institut Kebijakan Keamanan Universitas Kiel.

Baca Juga: Menhan Rusia: Serangan Balik Ukraina Gagal di Segala Arah

4. Memperkuat Pertahanan di Kutub Utara

Analis mengatakan perubahan itu tidak sebelum waktunya. "Rusia telah secara aktif mengembangkan kemampuan militer dan hibridanya di Kutub Utara melawan Barat, sebagian di bawah kedok kerja sama lingkungan dan ekonomi internasional," kata Wakil Direktur FIIA Samu Paukkunen kepada Reuters. Kementerian pertahanan Rusia tidak menanggapi permintaan komentar.

Institut Paukkunen memperkirakan angkatan bersenjata Barat secara militer sekitar 10 tahun di belakang Rusia di Kutub Utara.

"Bahkan dengan kerugian yang diderita Rusia di Ukraina, komponen angkatan laut Armada Utara dan pembom strategis tetap utuh," kata Paukkunen.

5. Memperbaharui Peta Pertahanan Eropa

Sulit Kalahkan Rusia di Ukraina, NATO Luncurkan 5 Strategi Baru

Foto/Reuters

NATO akan membentuk kembali peta keamanan Eropa. Wilayah dari Baltik di selatan ke utara yang tinggi mungkin hampir menjadi wilayah operasi terintegrasi untuk NATO.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
5 Negara Calon Pemimpin...
5 Negara Calon Pemimpin Baru NATO, Salah Satunya Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved