Israel Luncurkan Operasi Militer Terbesar di Palestina dalam 20 Tahun Terakhir

Senin, 03 Juli 2023 - 22:20 WIB
loading...
A A A
Meskipun juru bicara IDF menolak mengomentari jumlah pasukan yang terlibat, dia mengatakan itu sekitar satu brigade, yang kira-kira setara dengan 500 tentara.

Seorang juru bicara kemudian mengatakan seorang tentara Israel "terluka ringan" oleh pecahan peluru dari granat yang digunakan selama penyerangan, dan bahwa mereka telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis.

Brigade Jenin mengklaim telah merusak parah setidaknya satu kendaraan militer Israel dengan alat peledak. Mereka terus melancarkan perlawanan dengan pasukan Israel “untuk mencegah kemajuannya di dalam kamp.”

Jihad Islam Palestina mengatakan akan menghadapi musuhnya “dengan semua kemungkinan opsi pembalasan."

“Agresi terhadap Jenin tidak akan mencapai targetnya, Jenin tidak akan menyerah. Kami akan menghadapi musuh dengan semua kemungkinan opsi pembalasan sebagai tanggapan atas agresi musuh di Jenin,” kelompok pejuang Palestina itu memposting di saluran Telegram resminya.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengutuk operasi militer skala besar Israel, menyebutnya sebagai “kejahatan perang baru.”

“Keamanan dan stabilitas tidak akan tercapai di kawasan kecuali rakyat Palestina merasakannya. Apa yang dilakukan pemerintah pendudukan Israel di kota Jenin dan kampnya adalah kejahatan perang baru terhadap rakyat kami yang tak berdaya,” katanya, menurut juru bicara kepresidenan Nabil Abu Rudeineh.

Mesir juga mengutuk serbuan Israel, menyebutnya sebagai tindakan “agresi.”

“Republik Arab Mesir mengutuk dengan kata-kata terkuat agresi yang dilakukan oleh pasukan Israel di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki yang menyebabkan kematian 5 orang dan luka-luka 27 dari orang-orang Palestina sejauh ini,” demikian pemerintah Mesir melalui akun Twitter-nya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Anggaran Militer Israel...
Anggaran Militer Israel Tahun 2024, Mayoritas untuk Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved