Gara-gara Salah Tangkap, Pria Ini Jalani Hukuman 15 Tahun Penjara

Minggu, 02 Juli 2023 - 15:43 WIB
loading...
A A A
Tetapi ketika bukti baru terungkap, Mahkamah Agung mengakui kesalahan pertama dalam salah satu kasus pemerkosaan, ketika mereka dapat membandingkan sampel DNA dengan pemerkosa yang sebenarnya. Bukti ini tidak pernah dibawa ke pengadilan pada saat persidangan asli Toummouhi.

Toummouhi masih menunggu ketidakbersalahannya untuk diakui dalam kasus perkosaan ketiga dan terakhir dimana dia dihukum.

Selama tahun-tahun perjuangannya dia terus mengklaim: "Saya ingin kehormatan saya kembali. Mereka mengambilnya secara langsung".

"Saya lelah dan kecewa. Tidak ada yang bisa mengembalikan tahun-tahun terakhir yang saya jalani, atau bahwa saya belum hidup ... Saya harap apa yang terjadi pada saya tidak pernah terjadi pada siapa pun lain," kata Toummouhi kepada surat kabar Spanyol El Mundo.

Dia mengatakan bahwa apa yang membuatnya tetap hidup di penjara adalah telepon harian ke putrinya di Nador. Dia juga mendapatkan dukungan terus-menerus dari saudara laki-lakinya Omar dan bantuan seorang petugas sipil Guardia yang menginginkan keadilan.

Kasusnya unik, pada tahun 1990-an terjadi gelombang pemerkosaan brutal yang dilakukan oleh dua pria di Barcelona dan kota-kota Catalan lainnya.

Penyelidik menutup kasus tersebut setelah menangkap Toummouhi, mantan tukang bangunan, dan Abderrazak Mounib, pedagang kaki lima dari Fez yang meninggal di penjara pada tahun 2000.

Tidak ada bukti yang memberatkan mereka, juga tidak dapat dibuktikan bahwa kedua pria itu saling kenal, tetapi dalam parade identifikasi, para korban menunjuk Toummouhi dan itu cukup untuk menghukumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Spanyol Panggil Dubes...
Spanyol Panggil Dubes Israel Terkait Pencegatan Armada Gaza
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Eks PM Thailand Thaksin...
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara, Korupsi tapi Dihukum Ringan
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Infografis
Keras! 5 Negara Ini...
Keras! 5 Negara Ini Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved