Ribuan Demonstran Israel Tuntut Netanyahu Mundur: Kami Muak dengan Koruptor!

Senin, 27 Juli 2020 - 08:55 WIB
loading...
Ribuan Demonstran Israel...
Para demonstran Israel di Yerusalem yang menuntut PM Benjamin Netanyahu mengundurkan diri dihadapi aparat keamanan dengan water cannon Foto/REUTERS/Ammar Awad
A A A
YERUSALEM - Ribuan warga Israel kembali berdemo di Yerusalem dan kota-kota lain termasuk Tel Aviv sejak Sabtu pekan lalu. Massa demonstran yang marah menuntut Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mengundurkan diri dengan alasan korupsi dan tak becus menangani pandemi virus corona.

Di Yerusalem, massa beraksi di luar kediaman Netanyahu dengan membawa berbagai poster bertuliskan tuduhan korupsi yang dialamatkan pada perdana menteri.

Tuduhan massa itu merujuk pada dakwaan terhadap perdana menteri pada bulan Januari atas penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan dalam tiga kasus. Netanyahu telah menyangkal semua tuduhan tersebut.

"Kami muak dengan para koruptor!," bunyi sejumlah poster yang dibawa para demonstran. "Di mana moral? Di mana nilai-nilai?," bunyi poster-poster lainnya, seperti dilansir AFP, Senin (27/7/2020). (Baca: Demonstran Israel: Korupsi Netanyahu Bikin Muak, Netanyahu Mundur! )

Para pengunjuk rasa juga mengecam undang-undang yang disahkan minggu ini yang memberikan pemerintah kekuatan khusus untuk memerangi penyebaran virus corona hingga akhir 2021.

Protes terhadap runtuhnya ekonomi akibat pandemi virus corona telah meluas ke seluruh negeri dalam beberapa pekan terakhir. Dalam beberapa kasus, polisi menyemprot demonstran dengan meriam air, dan melukai beberapa demonstran.

Israel awalnya mendapat pujian karena respons cepat terhadap wabah virus corona baru penyebab Covid-19, tetapi pemerintah mendapat kecaman di tengah munculnya kasus-kasus infeksi baru setelah pembatasan dicabut mulai akhir April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved